Harga Bibit Tembakau di Pamekasan Naik 2 Kali Lipat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Pamekasan - Harga beli bibit tembakau di Kabupaten Pamekasan, Madura mengalami lonjakan harga.

Naiknya harga bibit ini tak membuat petani di Pamekasan putus asa untuk menanam tembakau.

Sebab, pada musim tanam tembakau tahun 2024 ini, diprediksi cuaca bagus dan berpengaruh pada hasil tanaman tembakau yang juga diprediksi bagus.

Suriaji, salah satu petani asal Desa Larangan Badung, Pamekasan mengaku membeli bibit tembakau seharga Rp 60 ribu per seribu bibit pada tengkulak.

Kata dia, harga bibit tembakau di Pamekasan, tahun ini mengalami kenaikan harga dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Meski demikian, petani dua anak itu menyatakan tidak putus asa untuk tetap menanam tembakau meski harga bibit tahun ini mahal.

"Karena kami memprediksi cuaca masa tanam tahun ini bagus, dan dimungkinkan harga jual tembakau juga akan naik," kata Suriaji, Kamis (11/7/2024).

Suriaji meminta pemerintah agar memperhatikan harga jual tembakau tahun ini dengan menaikkan break event poin (BEP).

Mengingat harga beli bibit tembakau yang semakin tahun harganya naik.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pamekasan, Nolo Garjito mengatakan, harga beli bibit tembakau tahun 2024 ini mulai Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu per 1.000 bibit. 

Dia mengaku mendapati laporan dari beberapa petani mengenai kenaikan harga beli bibit tembakau ini di awal-awal musim tanam.

Penuturan dia, harga bibit tembakau pada 2023 lalu berkisar di harga Rp 30 ribu hingga 40 ribu per 1.000 bibit. 

"Kenaikan harga bibit tembakau ini akan kami kalkulasi dan dijadikan pertimbangan dalam penentuan BEP," kata Nolo Garjito.

Nolo memprediksi break event poin (BEP) tembakau tahun 2024 ini akan mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini mengacu pada naiknya harga jual bibit tembakau.

Nantinya, pembahasan penentuan BEP tembakau akan dilakukan bersama dengan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kebijakan lainnya direncanakan terlaksana pada pertengahan Juli 2024. pm-01/ham

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…