Harga Bibit Tembakau di Pamekasan Naik 2 Kali Lipat

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 11 Jul 2024 19:28 WIB

Harga Bibit Tembakau di Pamekasan Naik 2 Kali Lipat

SURABAYAPAGI.COM, Pamekasan - Harga beli bibit tembakau di Kabupaten Pamekasan, Madura mengalami lonjakan harga.

Naiknya harga bibit ini tak membuat petani di Pamekasan putus asa untuk menanam tembakau.

Baca Juga: Dinsos Pamekasan Instruksikan Perbaikan DTKS dalam Penerima Bansos

Sebab, pada musim tanam tembakau tahun 2024 ini, diprediksi cuaca bagus dan berpengaruh pada hasil tanaman tembakau yang juga diprediksi bagus.

Suriaji, salah satu petani asal Desa Larangan Badung, Pamekasan mengaku membeli bibit tembakau seharga Rp 60 ribu per seribu bibit pada tengkulak.

Kata dia, harga bibit tembakau di Pamekasan, tahun ini mengalami kenaikan harga dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Meski demikian, petani dua anak itu menyatakan tidak putus asa untuk tetap menanam tembakau meski harga bibit tahun ini mahal.

"Karena kami memprediksi cuaca masa tanam tahun ini bagus, dan dimungkinkan harga jual tembakau juga akan naik," kata Suriaji, Kamis (11/7/2024).

Suriaji meminta pemerintah agar memperhatikan harga jual tembakau tahun ini dengan menaikkan break event poin (BEP).

Baca Juga: Pemkab Pamekasan Alokasikan Bantuan untuk Buruh Tani Tembakau

Mengingat harga beli bibit tembakau yang semakin tahun harganya naik.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pamekasan, Nolo Garjito mengatakan, harga beli bibit tembakau tahun 2024 ini mulai Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu per 1.000 bibit. 

Dia mengaku mendapati laporan dari beberapa petani mengenai kenaikan harga beli bibit tembakau ini di awal-awal musim tanam.

Penuturan dia, harga bibit tembakau pada 2023 lalu berkisar di harga Rp 30 ribu hingga 40 ribu per 1.000 bibit. 

Baca Juga: Warga Pamekasan Kendat, Motif Masih Misterius

"Kenaikan harga bibit tembakau ini akan kami kalkulasi dan dijadikan pertimbangan dalam penentuan BEP," kata Nolo Garjito.

Nolo memprediksi break event poin (BEP) tembakau tahun 2024 ini akan mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini mengacu pada naiknya harga jual bibit tembakau.

Nantinya, pembahasan penentuan BEP tembakau akan dilakukan bersama dengan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kebijakan lainnya direncanakan terlaksana pada pertengahan Juli 2024. pm-01/ham

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU