Pemkot Surabaya akan Tambah Sekolah Negeri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Surabaya Eri Cahyadi. SP/SURA
Walikota Surabaya Eri Cahyadi. SP/SURA

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Rencana Pemerintah Kota Surabaya untuk menambah sekolah negeri telah difinalisiasi dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS), yang telah disetujui DPRD Kota Surabaya sebagai pedoman dalam penyusunan R-APBD Kota Surabaya 2025.

Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, penambahan sekolah negeri di Kota Pahlawan tersebut diprioritaskan untuk wilayah padat penduduk.

"KUA PPAS ini kami masukan permohonan dan alhamdullilah telah kami tandatangani nota kesepahamannya dan akan diteruskan dengan oleh Banggar DPRD Surabaya. Jadi kami akan menambah sekolah baru di wilayah yang padat penduduk, seperti di wilayah Sawahan," ungkapnya, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Surabaya, Rabu (17/07).

Eri juga menyebut, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) negeri dan swasta, untuk memastikan wilayah-wilayah mana saja yang ideal untuk menerima penambahan sekolah negeri.

"Kami sedang koordinasi dengan MKKS negeri dan swasta karena ternyata dari hitungan ada wilayah yang kekurangan sekolah ketika digabung negeri dan swastanya, jumlah yang akan masuk lebih besar, jadi tidak bisa ditampung di wilayah itu," paparnya.

Sementara itu, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya Moch. Machmud mengatakan, terdapat anggaran untuk membangun sekolah negeri baru pada tahun 2025 mendatang, sebesar Rp 122 miliar.

Anggaran tersebut rencananya akan diperuntukkan untuk membangun lima sekolah negeri baru di tiap sudut di Kota Pahlawan.

Politikus Demokrat ini menjelaskan, dirinya telah menerima aspirasi masyarakat dan menyampaikannya dalam rapat forum rapat banggar bersama jajaran Pemkot Surabaya agar jumlah sekolah negeri, khususnya SMP, dapat ditambah di wilayah Kecamatan Tandes dan Sambikerep.sb/ana

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…