Rembuk Stunting, Wujud Serius Tingkatkan Gizi Seimbang Anak di Desa Penatar Sewu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Acara ‘Rembuk Stunting’ yang digelar di Desa Penatar Sewu, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. SP/ HIKMAH
Acara ‘Rembuk Stunting’ yang digelar di Desa Penatar Sewu, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa Penatar Sewu, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur menyelenggarakan sebuah acara penting yang bertujuan untuk mengatasi masalah stunting di wilayah tersebut. Acara yang dikenal sebagai "Rembuk Stunting", Selasa (23/07/2024).

Pada Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari Kecamatan Tanggulangin, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa, Bidan Desa, Kader Kesehatan, Guru Paud, tokoh masyarakat, serta tenaga medis setempat. 

Pasalnya, stunting yang juga dikenal sebagai pertumbuhan pendek, menjadi perhatian serius di Indonesia. Masalah ini mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, serta berdampak pada kehidupan mereka di kemudian hari. Desa Penatar Sewu berkomitmen untuk mengatasi masalah ini dan menghadirkan solusi bersama-sama dengan pihak terkait.

Dalam acara Rembuk Stunting tersebut, berbagai program dan strategi untuk mengurangi angka stunting di Desa Penatar Sewu dibahas dan disepakati. Pertama, dilakukan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan nutrisi yang tepat untuk pertumbuhan anak. 

Program edukasi ini akan melibatkan petugas kesehatan dan tokoh masyarakat dalam menyampaikan informasi kepada ibu-ibu hamil dan orang tua tentang pentingnya asupan gizi yang baik untuk pertumbuhan anak.

Selain itu,  Rembuk Stunting dipergunakan sebagai media untuk menjaring Aspirasi dan usulan dari para Kader Kesehatan Desa, Yang nantinya akan bisa dipakai dalam menyusun Rencana Kegiatan Pemerintah Desa Tahun 2024. 

Lebih lanjut, pemerintah desa juga berencana untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan stunting. Hal ini meliputi pemeriksaan kesehatan rutin ibu hamil, balita, serta penyuluhan tentang pola makan yang sehat. 

Pemerintah desa juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pangan lokal dengan menggalakkan pertanian organik dan mempromosikan konsumsi makanan bergizi yang berasal dari sumber lokal.

Kepala Desa Penatar sewu , Qolik menyampaikan harapannya bahwa acara Rembuk Stunting ini akan menjadi awal yang baik untuk merubah pola pikir dan tindakan masyarakat terhadap stunting. Ia juga berpesan kepada seluruh warga desa untuk mendukung program-program yang telah disepakati dan berpartisipasi aktif dalam upaya penanggulangan stunting. 

Dalam sambutannya, Bapak Qolik  juga mengungkapkan apresiasinya terhadap kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, masyarakat, dan tenaga medis yang ada di desa baik itu kader maupun bidan desa dalam menghadapi tantangan stunting. Ia berharap melalui komitmen bersama, masalah stunting dapat diminimalisir dan diatasi secara bertahap.

Acara Rembuk Stunting di Desa Penatar sewu merupakan langkah nyata menuju upaya pencegahan dan penanggulangan stunting di Indonesia. Diharapkan, program-program yang dihasilkan dari rembuk ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menangani masalah serius ini. Semoga dengan kerja sama yang kuat dan komitmen yang tinggi, stunting dapat ditekan dan anak-anak Desa Penatarsewu tumbuh dengan sehat dan berkualitas. Man/hik

Berita Terbaru

Beras Porang Madiun Curi Perhatian di AOE 2026 Tangerang ‎

Beras Porang Madiun Curi Perhatian di AOE 2026 Tangerang ‎

Kamis, 27 Agu 2026 16:42 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 16:42 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Inovasi pangan  beras porang dari pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mencuri perhatian dalam ajang Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 …

Warga Punjul Menolak, Rencana Pengembangan TPST Bakal Dialihkan ke TPA Kaliabu

Warga Punjul Menolak, Rencana Pengembangan TPST Bakal Dialihkan ke TPA Kaliabu

Kamis, 27 Agu 2026 15:50 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Madiun - Rencana pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di RW 07 Dusun Punjul, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, akhirnya…

ASUS Kenalkan ExpertBook P5 G2 di Surabaya, Jawab Kebutuhan Laptop Bisnis Berbasis AI

ASUS Kenalkan ExpertBook P5 G2 di Surabaya, Jawab Kebutuhan Laptop Bisnis Berbasis AI

Kamis, 27 Agu 2026 15:41 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 15:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Di tengah pesatnya perkembangan dunia kerja modern, ASUS Indonesia melalui lini ASUS Business merespons kebutuhan perangkat berkinerja …

Hadir di GIIAS Surabaya, Chery Perluas Pasar Jawa Timur

Hadir di GIIAS Surabaya, Chery Perluas Pasar Jawa Timur

Kamis, 27 Agu 2026 15:37 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 15:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Chery Indonesia memperluas pasar kendaraan listriknya ke Jawa Timur dengan menghadirkan Chery Q secara resmi dalam ajang GAIKINDO I…

Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Bojonegoro Kejar Kategori Nindya Layak Anak

Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Bojonegoro Kejar Kategori Nindya Layak Anak

Kamis, 27 Agu 2026 15:21 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan penilaian Kabupaten Layak Anak…

Cegah Penyakit Ayam Petelur, Diperta Probolinggo Tekankan Prosedur Biosecurity

Cegah Penyakit Ayam Petelur, Diperta Probolinggo Tekankan Prosedur Biosecurity

Kamis, 27 Agu 2026 15:18 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka pencegahan dan penanganan penyakit menular pada ternak Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo memberikan…