Tak Tega dengan Tiko, BCL Pikir-pikir Punya Anak Lagi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bunga Citra Lestari atau biasa disapa BCL, atau Unge ini, masih enggan dan tak mau komentari setelah suami keduanya, Tiko Aryawardhana tersangkut kasus hukum gegara mantan istrinya. Bahkan, BCL pun juga blak-blakan, tak mau punya anak dari Tiko, atas pernikahan keduanya ini.

Hal ini diungkapkan BCL setelah diwawancarai beberapa media Malaysia, saat BCL bersama anaknya, Noah Sinclair, 'mudik' ke kampung halaman mantan mendiang suaminya, Ashraf Sinclair di Malaysia.

"Saya gak mau berkomentar mengenai masalah (kasus hukum Tiko) tersebut," jawab singkat BCL, kepada media gosip Malaysia, OhBulan, Selasa (23/7/2024).

BCL menambahkan sebaiknya pertanyaan mengenai kasus ini diarahkan kepada pihak yang berwenang.

Selain itu, BCL juga enggan punya anak lagi dari Tiko. Menurut BCL, daripada memiliki anak lagi, BCL lebih fokus untuk kesehatan dan kehidupannya mendampingi Noah. "Noah sudah remaja dan aku 41, jadi sangat berisiko untuk punya anak di umur lebih dari 41 dan kami masih pengin meminimalkan segala resiko supaya aku bisa hidup lebih lama dengan Noah," ujar BCL.

Meskipun demikian, BCL tetap menyerahkan segala sesuatunya kepada Tuhan mengenai takdirnya.

Jika suatu saat ia hamil, tentu sudah menjadi takdir yang harus dijalaninya.

"Tapi kita enggak tahu apa yang ditakdirkan Allah, kita enggak bisa tolak, hanya perlu dijalani tapi kita enggak ada rencana," jelasnya.

 

TIko Tak Mau Bawa BCL

Sebelumnya, Tiko Aryawardhana juga meminta agar istrinya gak dikaitkan dengan kasus ini.

Tiko Aryawardhana sudah menjalani pemeriksaan terkait kasus ini dan telah memberikan bukti tambahan. Kasus dugaan penggelapan ini terjadi saat Tiko dan Arina mendirikan perusahaan bersama, di mana Tiko menjabat sebagai direktur.

Kuasa hukum Tiko, Irfan Aghasar, menjelaskan bukti yang diajukan cukup banyak, mencakup periode dari 2015 hingga 2019. Salah satu poin yang diajukan adalah adanya pisah harta dalam proses perceraian mereka, yang seharusnya membuat utang dan harta terpisah.

"Cukup banyak, karena ini berkaitan dengan bukti sejak 2015, 2016, 17, 18, sampai 19. Dan ada beberapa hal yang kita masukkan dalam sini bawa, Arina atau AW punya utang di bank, proses perkawinan itu ada pisah hartanya, sehingga segala harta segala utang itu terpisah," kata Irfan Aghasar di Polres Jakarta Selatan, pada 16 Juli 2024.

Namun, meskipun ada pisah harta, Tiko Aryawardhana merasa gak adil karena masih dibebani untuk membayar utang-utang Arina. Kuasa hukum Tiko menyatakan ada ketidakadilan dalam tuduhan penggelapan ini, dan pihak mereka telah memberikan penjelasan serta bukti detail kepada penyidik. jk/ohb/erc/rmc

Berita Terbaru

Pascapenahanan SY, Pelayanan Publik di DTPHP Jember Tetap Berjalan Optimal

Pascapenahanan SY, Pelayanan Publik di DTPHP Jember Tetap Berjalan Optimal

Rabu, 28 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menindaklanjuti pascapenahanan SY kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut setelah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan…

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Harti, ibu kandung Dini Hardiyanti (30) meminta tersangka Dwi Bagus dihukum seberat-beratnya, bahkan ia menuntut hukuman mati. Harti …

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Wirawan disebut sempat dijemput oleh Polda Jatim di kediamannya pada 19 Oktober 2026…

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Erica Natasha Risakotta diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas perkara kecelakaan beruntun yang menewaskan Rachmad P…

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra…

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan format laporan keuangan digital guna memudahkan pengurus BUMDes di D…