SURABAYAPAGI.com, Kediri - Gelaran Farm Field Day (FFD) Parade Jagung yang digelar Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri, Jawa Timur makin semarak dengan melibatkan sekitar 1.000 petani, untuk memamerkan hasil panen dari 24 varietas jagung unggul yang berasal dari 16 produsen benih.
Dengan demikian, dengan adanya pameran 24 varietas jagung unggul tersebut, diharapkan petani dapat memperoleh informasi yang lebih baik dan langsung mengenai keunggulan masing-masing varietas jagung.
"Kami berharap jagung ini dapat menjadi komoditas unggulan bagi daerah kita," ungkap Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau yang sering disapa Mas Dhito, Jumat (26/07/2024).
Lebih lanjut, FFD Parade Jagung merupakan upaya untuk membantu permasalah petani dengan memberikan fasilitasi dalam memahami performa berbagai varietas jagung unggul. Sebab, petani sering kali menghadapi berbagai masalah seperti kebutuhan air, stabilitas harga setelah panen, dan kebutuhan peralatan pertanian.
Pasalnya, di Kabupaten Kediri, jagung merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki potensi besar, terutama sebagai kebutuhan utama dalam sektor peternakan unggas.
Diketahui, menurut data Dispertabun Kabupaten Kediri, produksi jagung pipil kering pada tahun 2021 mencapai 346.759 ton, meningkat menjadi 348.055 ton pada tahun 2022, dan mencapai 736.542 ton pada tahun 2023. Potensi jagung itu meningkat signifikan, terutama karena pentingnya sebagai kebutuhan dasar dalam industri peternakan unggas. kd-01/dsy
Editor : Desy Ayu