Usai Eks Sekjen PKB Buka Kartu

PBNU Makin Dalami Jerohan Parpol Pimpinan Cak Imin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi massa yang mengatasnamakan Aliansi Santri Gus Dur, Jumat (2/8/2024) kemarin menggelar aksi di Kantor PBNU Jakarta.
Aksi massa yang mengatasnamakan Aliansi Santri Gus Dur, Jumat (2/8/2024) kemarin menggelar aksi di Kantor PBNU Jakarta.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Usai eks Sekjen PKB Lukman Edy, beberkan jerohan parpol Pimpinan Cak Imin,  PBNU makin bergairah dalami hubungan PKB dengan PBNU.

Pendalaman itu melalui mekanisme  Panitia Khusus (Pansus) PKB. Pansus ini  masih terus melakukan pendalaman hingga nantinya menghasilkan rekomendasi.

Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul)  menyebut pihaknya berencana lanjut memanggil petinggi PKB lain usai memanggil eks Sekjen PKB Lukman Edy beberapa waktu lalu.

"Mereka (tim pendalaman) juga kerja, makanya saya juga nggak bisa ngomong mendahului hasil gitu, nggak boleh. Tapi ini bekerja nanti akan ada kesimpulannya. ditunggu kayak apa kesimpulannya. Kesimpulannya macam-macam, rekomendasinya bisa macam-macam, tergantung temuan-temuan lapangannya seperti apa," kata Ipul kepada wartawan, Jumat (2/8/2024).

"Kemarin baru (panggil) satu, besok ini ada Senin, Selasa, Rabu," imbuh dia.

Gus Ipul mengaku belum tahu persis perkembangan kerja tim pendalaman tersebut. Yang pasti, kata dia, hasilnya akan dilaporkan kepada Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf nantinya.

"Belum tahu persis, saya belum tahu kerjanya ya. Nanti pasti lapor beliau ke Rais Aam dan ketua umum apa yang merasa cukup masa kesimpulannya akan direkomendasikan ini, gitu," katanya.

 

Sentralisasi Kepimpinan Ketua Umum

Lukman Edy mengatakan ada perubahan AD/ART PKB setelah Muktamar PKB di Bali pada 2019. Lukman menilai terjadi perubahan di struktur PKB yang menghilangkan sejumlah peran Dewan Syuro, yang berdampak pada sentralisasi kepemimpinan di bawah ketua umum.

"Akibat hilangnya kewenangan Dewan Syuro ini, kemudian kepemimpinan PKB itu tersentralisasi di ketua umum," kata Lukman Edy.

"Muktamar di Bali itu secara eksplisit menyatakan bahwa ketua umum itu punya kewenangan yang luar biasa. Bukan hanya menentukan kebijakan-kebijakan partai yang strategis, tapi bahkan bisa memberhentikan DPW, bisa memberhentikan DPC, tanpa musyawarah, tanpa ada musyawarah wilayah maupun musyawarah cabang," jelasnya.

Lukman juga menjelaskan kepada Tim Lima PBNU mengenai keuangan PKB yang tidak transparan dan akuntabel. Menurut Lukman, persoalan itu adalah hal yang substansial di lingkup internal PKB.

 

Keuangan Tidak Transparan

"Saya bilang saya jujur saja saya katakan bahwa hal yang paling substansial di internal PKB itu adalah tata kelola keuangan yang tidak transparan dan tidak akuntabel, keuangan fraksi, keuangan dana pemilu, dana pileg, dana pilpres. Sampai sekarang dana pilkada, itu tidak transparan dan tidak akuntabel," katanya.

 

Harapan Wapres

"Tidak pernah diaudit, tidak pernah dipertanggungjawabkan kepada konstituen, tidak pernah dipertanggungjawabkan kepada forum-forum pertanggungjawaban, seperti muktamar atau rapat-rapat dan sebagainya," ucapnya.

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin berharap agar konflik di antara PBNU dan PKB tidak terjadi lagi. Ia menyarankan agar kedua pihak fokus dengan tugasnya masing-masing. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

PERINGATAN MAULID NABI Dinas Perpustakaan Dan Arsip Diwarnai Pisah Sambut Pimpinan  

PERINGATAN MAULID NABI Dinas Perpustakaan Dan Arsip Diwarnai Pisah Sambut Pimpinan  

Jumat, 04 Sep 2026 10:49 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW khidmat dan penuh kehangatan digelar Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) K…

Program Jember Home Care Jadi Primadona Baru, 82,3% Warga Puas dan Minta Diperluas Jangkauannya

Program Jember Home Care Jadi Primadona Baru, 82,3% Warga Puas dan Minta Diperluas Jangkauannya

Jumat, 04 Sep 2026 10:32 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Accurate Research and Consuliting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap kinerja Bupati Jember Gus…

Thariq Ungkap Fee Proyek 2,5 Miliar Saat Jadi Saksi Maidi

Thariq Ungkap Fee Proyek 2,5 Miliar Saat Jadi Saksi Maidi

Jumat, 04 Sep 2026 10:29 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:29 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kepala Dinas PUPR Kota Madiun Thariq Megah mengungkap dana fee proyek yang terkumpul di lingkungan dinasnya mencapai sekitar R…

27 Ton Bantuan Dikirim dari Jatim ke Flores, Logistik Akan Disebar ke Sejumlah Titik Bencana

27 Ton Bantuan Dikirim dari Jatim ke Flores, Logistik Akan Disebar ke Sejumlah Titik Bencana

Jumat, 04 Sep 2026 10:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:03 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo – Solidaritas masyarakat Jawa Timur untuk warga terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir. Sebanyak 62 m…

Ruben Onsu, Mencak mencak, Disuruh Sarwendah, Tes Kesehatan

Ruben Onsu, Mencak mencak, Disuruh Sarwendah, Tes Kesehatan

Jumat, 04 Sep 2026 08:58 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 08:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah soal anak kembali bergulir. Kali ini, pihak Ruben mempertanyakan soal tes kesehatan yang disebut m…

Mantan Jampidsus Main Dengan Sejumlah Bank Lakukan TPPU

Mantan Jampidsus Main Dengan Sejumlah Bank Lakukan TPPU

Jumat, 04 Sep 2026 08:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 08:57 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kini terungkap ulah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Kejagung menyebut ada sejumlah perbankan d…