Embung di Jombang Mengering, Petani Ketar-ketir Dihantui Gagal Panen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu embung yang mengalami kekeringan di musim kemarau. SP/ JBG
Ilustrasi. Salah satu embung yang mengalami kekeringan di musim kemarau. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Memasuki musim kemarau, sejumlah embung di Kabupaten Jombang, Jawa Timur sudah banyak yang mengalami kekeringan. Salah satu embung yang terdampak adalah Embung Mangunan yang terletak di Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh.

Terlihat, hamparan luas embung yang mengering itu tanahnya mulai terlihat retak-retak. Biasanya, embung ini digunakan warga untuk mengairi sawah mereka. Kini, embung itu tak bisa diandalkan karena airnya tidak ada.

Nyoto, seorang petani di desa setempat, mengatakan jika embung ini sudah mengering sejak sebulan lalu mengering. Tentu saja hal itu membuat para petani ketar-ketir dan dihantui gagal panen di tahun 2024 kali ini.

"Biasanya petani memanfaatkan embung ini untuk mengairi sawah yang ditanami padi, juga tembakau. Namun, sudah sebulan belakangan ini embungnya tak bisa digunakan karena tidak ada air," ungkapnya, Minggu (11/08/2024).

Oleh karenanya, untuk mengantisipasi bencana kekeringan tersebut, penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk bekerja sama, dengan menghindari pembakaran lahan sembarangan perlu terus disosialisasikan agar risiko bencana lain seperti kebakaran dapat diminimalisir.

"Kalau embungnya sudah kering dan tidak bisa digunakan untuk pengairan pertanian, kami akan koordinasi dengan OPD terkait untuk memberikan solusi pengairan yang baik," terang Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Nur Puji Subagyo.

Meski diketahui puncak kekeringan di Kabupaten Jombang diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus ini. Namun, ia bersyukur bahwa meski kemarau melanda, masih ada hujan sesekali yang membantu meringankan kondisi. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…

Lailatul Qadr

Lailatul Qadr

Kamis, 12 Mar 2026 19:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Setiap Ramadan, kita sering memburu datangnya Lailatul Qadar. Di antara seluruh malam dalam bulan yang mulia itu, ada satu malam…

Buruh Berdikari = Every Body Sales

Buruh Berdikari = Every Body Sales

Kamis, 12 Mar 2026 19:23 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kapolri mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk para buruh, untuk memberikan dukungan penuh kepada upaya pemerintah dalam menjaga…