Petani Tuban Diteror Kemarau Panjang, Irigasi Persawahan Lumpuh Total

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sungai di Desa Sambongrejo, Tuban kekeringan dan hanya menyisakan bebatuan dan pasir sejak tiga bulan terakhir. SP/ TBN
Sungai di Desa Sambongrejo, Tuban kekeringan dan hanya menyisakan bebatuan dan pasir sejak tiga bulan terakhir. SP/ TBN

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Musim kemarau panjang yang saat ini melanda hampir rata seluruh Indonesia mulai menghantui para petani. Kali ini petani di Tuban, Jawa Timur mengeluhkan kekeringan imbas tak turun hujan berbulan-bulan hingga menyebabkan irigasi persawahan lumpuh total.

Akibatnya, hektaran tanaman jagung yang mengering dan mati, para petani pun harus gigit jari lantaran akan mengalami gagal panen di musim kali ini imbas kekeringan dan sumber air banyak yang mengering.

“Bendungan Kedung Ireng, sejak bulan enam sampai bulan delapan itu paling sat (kering) bulan delapan karena gak ada hujan, pengairan sawah desa Sambongrejo sampai Penambangan, sawahnya kering gak bisa ditanami,” ujar Sigegar, warga desa setempat, Senin (12/08/2024).

Diketahui, salah satunya kondisi sungai dan bendungan kedung Desa Sambongrejo, Kecamatan Semanding berangsur surut bahkan mengalami kekeringan dan hanya menyisakan bebatuan dan pasir yang memenuhi dasar sungai, sejak tiga bulan terakhir. 

Sementara itu, diketahui kemarau panjang diprediksi akan sampai bulan november saat musim penghujan tiba. Kondisi ini membuat petani di sepanjang aliran Sungai Kedung Ireng hanya bisa pasrah. Para petani desa setempat sementara berhenti bercocok tanam, serta membiarkan lahannya kering dan tidak terawat. 

Sebagai informasi, tak hanya kekeringan di area persawahan. Kemarau panjang di Tuban juga mengakibatkan kebakaran hutan yang dipicu banyak tumpukan daun jati yang berguguran dan tanaman palawija yang bisa memicu kebakaran. Bahkan diketahui juga sudah sejak Januari hingga Juli 2024 telah terjadi 3 kali kebakaran hutan seluas 6 hektar di wilayah BKPH Plumpang dengan taksiran kerugian Rp 135 juta. tb-01/dsy

Berita Terbaru

Harga Tomat di Magetan Anjlok Rp 1.500 Per Kilogram, Padahal Hasil Panen Melimpah

Harga Tomat di Magetan Anjlok Rp 1.500 Per Kilogram, Padahal Hasil Panen Melimpah

Rabu, 12 Agu 2026 14:42 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Musim kemarau menjadi momentum yang membuat para petani tomat di Magetan meringis. Padahal di musim panen kali ini komoditas…

Deteksi Kesehatan Dini Jadi Kunci, Ibu Hamil Tak Perlu Takut Anemia dan KEK

Deteksi Kesehatan Dini Jadi Kunci, Ibu Hamil Tak Perlu Takut Anemia dan KEK

Rabu, 12 Agu 2026 14:36 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti kondisi anemia dan kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil perlu mendapat perhatian sejak dini. Pasalnya,…

Produksi Meningkat Tapi Harga Garam Para Petani di Sampang Justru Anjlok

Produksi Meningkat Tapi Harga Garam Para Petani di Sampang Justru Anjlok

Rabu, 12 Agu 2026 14:25 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 14:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Menjelang masa produksi dan panen garam yang meningkat, justru banyak dikeluhkan sejumlah petani garam di Sampang, Jawa Timur…

Walikota Ning Ita dan Tim KP3 Sidak Kios Pupuk dan Pestisida di Blooto

Walikota Ning Ita dan Tim KP3 Sidak Kios Pupuk dan Pestisida di Blooto

Rabu, 12 Agu 2026 14:16 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kota Mojokerto melakukan pengawasan terhadap ketersediaan dan distribusi pupuk…

BI Dorong Pembiayaan Kreatif untuk Percepat Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa

BI Dorong Pembiayaan Kreatif untuk Percepat Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa

Rabu, 12 Agu 2026 14:12 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 14:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah daerah di Pulau Jawa didorong memperluas sumber pembiayaan pembangunan untuk menjaga momentum investasi dan pertumbuhan e…

Lewat Aplikasi APOA, Pemkot Mojokerto Perkuat Sinergi Pengawasan WNA

Lewat Aplikasi APOA, Pemkot Mojokerto Perkuat Sinergi Pengawasan WNA

Rabu, 12 Agu 2026 11:37 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 11:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Melalui sosialisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) kepada para pengelola hotel dan penginapan di Kota Mojokerto,…