Meski Tak Dapat insentif Pemerintah, Hyundai Optimis Jualan Mobil Hybrid

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hyundai Motors Indonesia (HMID) kekeh produksi dan jualan mobil hybrid di Tanah Air. SP/ JKT
Hyundai Motors Indonesia (HMID) kekeh produksi dan jualan mobil hybrid di Tanah Air. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia saat ini memang telah mengeluarkan putusan dengan tidak memberikan insentif tambahan untuk jenis mobil hybrid lantaran mobil jenis itu lebih laris dibandingkan mobil listrik full baterai (BEV).

Meski menuai pro kontra, tak membuat pabrikan asal Korea Selatan yakni Hyundai mengeluh dan pasrah begitu saja. Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyebut akan tetap merilis model mobil hybrid terbaru di Tanah Air meski tanpa insentif tambahan.

"Intinya kita coba untuk mengikuti apa yang jadi aturan pemerintah. Bahkan kalau bicara mengenai hybrid, Hyundai juga akan meluncurkan satu produk kita yang hybrid juga," ungkap Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer HMID, Senin (12/08/2024).

Lebih lanjut, menurut Fransiscus, beredarnya isu insentif hybrid belakangan ini sudah membuat banyak calon konsumen menunda pembelian. Oleh karenanya, hingga kini Hyundai belum menjual mobil hybrid di dalam negeri. Namun, untuk pasar global, Hyundai sudah memiliki beberapa mobil hybrid jenis SUV yang telah dipasarkan yaitu Santa Fe hybrid, Tucson hybrid, dan Kona hybrid.

Selain itu, Hyundai juga merupakan pelopor penjualan mobil listrik di Indonesia yang saat ini menjual Ioniq 5, Ioniq 6 dan yang terbaru Kona Electric. Selain itu Hyundai juga menjual model konvensional yakni Palisade, Creta, Santa Fe, Stargazer, Stargazer X dan Staria.

Oleh karenanya, Frans mengaku jika Hyundai siap mengikuti arahan pemerintah agar penjualan mobil di Indonesia siap tancap gas. Sebagaimana diketahui, konsorsium Hyundai dan LG Energy yang siap mengoperasikan pabrik ekosistem baterai mobil listrik di Cikarang dan Karawang, Jawa Barat.

Diketahui sebelumnya, terkait tidak adanya insentif tambahan terhadap mobil hybrid lantaran penjualan mobil hybrid membaik, bahkan dua kali hasil penjualan mobil listrik. Pemerintah pun fokus pada insentif untuk mobil berbasis baterai.

"Kalau kita lihat, penjualan dari mobil hybrid hampir dua kali penjualan BEV. Jadi sebenarnya product hub hybrid itu sudah berjalan dengan mekanisme yang ada sekarang. Tentu kita dorong bahwa electric vehicle ini yang harus didorong supaya lebih cepat lagi. Tapi dari pameran otomotif kemarin, hasilnya relatif bagus untuk kita mendorong penjualan," ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) berhasil melewati tahun 2025…

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

LHP BPK Temukan Dugaan Kerugian Negara Rp1 Triliun. Dua Dirjen yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Dirjen Cipta Karya telah…

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ini sedang ramai dibahas tokoh NU yang berambisi ingin jadi ketum PBNU. Berdasarkan hasil Muktamar NU ke-34 di Lampung tahun…

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dr. Maradona, S.H., LL.M., Ph.D., Wakil Dekan III FH UNAIR, terlibat pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Komisi III DPR. Komisi…

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Kejagung Hormati, Tapi Ingatkan Penangguhan Penahanan Melalui Proses Persidangan   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi III DPR menggelar rapat yang membahas …

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dua tahanan KPK yang berlatarbelakang menteri dan wakil menteri, berkelakar kritik KPK. Itu disampaikan terdakwa kasus dugaan…