Cabuli Murid, Guru Ngaji di Situbondo Dipolisikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Situbondo - Diduga mencabuli dua santrinya yang masih dibawah umur. Oknum guru ngaji berinisial DR (42) asal Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres setempat, Senin (12/8/2024).

Ironisnya, berdasarkan pengakuan kedua korban,  terlapor DR  melakukan tindakan asusila di musala tempatnya mengajar. Bahkan, DR juga  melakukan di rumah korban, saat kondisi rumah korban sepi tidak orang tuanya, dengan cara mencium dan meraba-raba kemaluan kedua santrinya tersebut.

Diperoleh keterangan, terungkapnya DR  yang diduga melakukan pencabulan terhadap kedua  santrinya, yakni santri berinisial  D (13) dan R (13),  berawal saat kedua korban berhenti mengaji di tempat terlapor, dengan alasan yang tidak jelas kepada orang tuanya.

Sehingga orang tuanya merasa curiga dengan permintaan anaknya. Namun setelah orang tuanya  mendesak alasannya mau berhenti,  korban akhirnya memberitahukan telah menjadi korban tindak asusila guru ngajinya.

“Berdasarkan pengakuan kedua korban, keduanya  mengaku diancam terlapor, jika menceritakan kepada orang lain. Makanya, perbuatan asusila DR dilaporkan ke Mapolres Situbondo,”ujar Edy Wijoyo, salah seorang kuasa hukum dua santri korban pencabulan tersebut, Senin (12/8/2024).

Menurut dia, selain diiming-iming uang sebesar Rp10 ribu, jika kedua bocah melayani nafsu bejatnya. Namun terlapor DR juga sempat menyeret korban, saat kedua bocah tersebut menolak untuk dicabuli oleh terlapor DR di rumahnya.

“Akibat pencabulan yang dilakukan terlapor DR, kedua korban trauma dan berhenti mengaji di tempat terlapor. Selain itu, berdasarkan pengakuan kedua korban, keduanya dicabuli sejak berusia 11 tahun oleh terlapor DR, sebelum akhirnya dilaporkan ke Mapolres Situbondo,” beber Edy.

Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Akhmad Sutrisno membenarkan, adanya laporan dugaan  pencabulan, dengan terlapor salah seorang guru ngaji terhadap kedua  santrinya.

“Untuk mendalami kasus dugaan pencabulan terhadap dua anak dibawah umur tersebut, penyidik perempuan dan anak (PPA) akan memanggil terlapor, untuk dilakukan klarifikasi,”ujar  Iptu Akhmad Sutrisno. St-01/ham

Berita Terbaru

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…

Bahlil, Ingin Selamatkan Indonesia dari Ketergantungan Impor Solar

Bahlil, Ingin Selamatkan Indonesia dari Ketergantungan Impor Solar

Kamis, 25 Jun 2026 17:48 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Indonesia akan berhenti impor solar mulai tahun ini. Hal ini seiring dengan penerapan mandatori biodiesel 50% atau B50 yang akan…

Luhut: Indonesia Berisiko Terjebak Middle Income Trap

Luhut: Indonesia Berisiko Terjebak Middle Income Trap

Kamis, 25 Jun 2026 17:45 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan Indonesia berisiko terjebak dalam middle income trap…

Purbaya, Sidak ke Perusahaan Baja asal China, Soal Perpajakan

Purbaya, Sidak ke Perusahaan Baja asal China, Soal Perpajakan

Kamis, 25 Jun 2026 17:43 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu perusahaan baja asal China di kawasan Pulogadung,…

DPR Minta PT Pos Bikin Lompatan Besar Tata Kelola Business Logistik

DPR Minta PT Pos Bikin Lompatan Besar Tata Kelola Business Logistik

Kamis, 25 Jun 2026 17:41 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT Pos Indonesia dinilai harus cepat melakukan transformasi digital dan integrasi layanan, seperti memperkuat segmen logistik dan…

SPMB SD Surabaya Rampung, Seleksi SMP Masuk Tahap Afirmasi dan Mutasi

SPMB SD Surabaya Rampung, Seleksi SMP Masuk Tahap Afirmasi dan Mutasi

Kamis, 25 Jun 2026 17:38 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) telah menuntaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru…