Musim Kemarau, Debit Air di Telaga Sarangan Magetan Mulai Menyusut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi Telaga Sarangan di Magetan, Jawa Timur terlihat mulai menyusut dan mengering masuki musim kemarau. SP/ MGT
Kondisi Telaga Sarangan di Magetan, Jawa Timur terlihat mulai menyusut dan mengering masuki musim kemarau. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Musim kemarau kali ini membuat debit air di Telaga Sarangan yang berada di lereng Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur menyusut drastis lantaran mulai mengering. Hal itu berdampak fatal pada sektor wisata air, seperti seperti speedboat.

Melihat fenomena telaga sarangan kering, salah satu wisatawan Kristina (32) warga Karanganyar, Jawa Tengah mengaku kuatir naik speedboat, dikarenakan jika nekat beroperasi dapat menabrak batu karang.

”Takutlah, kalau sampai perahu menabrak karang di area telaga, khan bahaya,” ujar Kristina, Senin (02/09/2024).

Pasalnya, wahana Speedboat hingga saat ini masih bisa dinikmati para pengunjung. Namun cepat atau lambat wahana air tersebut terpaksa berhenti beroperasi. Sehingga pemilik jasa speedboat agar memikirkan keselamatan wisatawan ketika air telaga dangkal.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan Eka Raditya membenarkan jika dalam waktu beberapa pekan terakhir debit air telaga sarangan terus menyusut. Namun jika kondisinya sudah sangat dangkal tentu akan berhenti.

“Memang kondisi saat ini memang musim kemarau dan debit air di telaga sarangan memang menurun drastis,“ kata Eka Raditya.

Namun, meski keadaan debit air di Telaga Sarangan mulai mengering, tidak mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke Sarangan. Masih ada untungnya, ada pusat oleh-oleh yang jual berbagai macam produk, seperti aksesori, aneka pakaian, kerajinan tangan, hingga aneka buah dan sayur. mg-01/dsy

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…