Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan Nasional Anugerah Pandu Negeri 2024 dari IIPG

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat memamerkan piagam penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2024 dari IIPG.
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat memamerkan piagam penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2024 dari IIPG.

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Kabupaten Mojokerto kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih Anugerah Pandu Negeri 2024 atas Kinerja Unggul dalam Tata Kelola Pemerintahan yang diberikan secara langsung oleh Prof. H. Boediono, Wakil Presiden RI Periode 2009-2014, Kamis (5/9).

Kabupaten Mojokerto berhasil meraih penghargaan tingkat Platinum (Pemerintah Daerah Dengan Kinerja dan Governansi Kategori Istimewa), sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, inovasi pelayanan publik, serta pencapaian signifikan pembangunan daerah, pada acara yang diselenggarakan mitra strategis pendukung reformasi tata kelola governansi publik, Indonesia Institute for Public Governance (IIPG) di Grand Ballroom, Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta.

Penghargaan kategori Platinum ini, diberikan kepada daerah yang dinilai mampu mempertahankan integritas, transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas dalam pelaksanaan kebijakan dan program-program pembangunan, yang dipilih secara independen, dan tidak ada intervensi dari pihak manapun.

Berdasarkan hal tersebut, Kabupaten Mojokerto dinilai unggul dalam beberapa aspek utama, termasuk peningkatan kualitas pelayanan publik, pengelolaan keuangan daerah yang baik, serta inovasi yang mendukung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Capaian ini merupakan bukti nyata, bahwa Pemkab Mojokerto tidak hanya fokus pada pencapaian target pembangunan jangka pendek, tetapi juga memprioritaskan keberlanjutan dan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat dengan menerapkan transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan supremasi hukum dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Anugerah ini menjadi bukti, bahwa kami Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah menerapkan prinsip-prinsip good governance, sehingga dapat membawa perubahan positif di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pelayanan publik”, ujar Ikfina Fahmawati, Bupati Mojokerto.

Beberapa faktor utama yang mendukung keberhasilan Pemkab Mojokerto meraih berbagai penghargaan pada tingkat nasional meliputi, penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi layanan publik, pengembangan kebijakan yang inklusif, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.

Inovasi dan Transformasi Digital untuk pelayanan publik yang lebih baik Sejalan dengan perkembangan zaman, Kabupaten Mojokerto terus berinovasi dalam transformasi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah penerapan Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) yang terintegrasi, yang memungkinkan proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaporan menjadi lebih transparan dan akuntabel.

Ia menegaskan, transformasi digital di Kabupaten Mojokerto bukan hanya sekadar trend, melainkan suatu kebutuhan yang harus diadopsi oleh setiap pemerintah daerah untuk menghadapi tantangan di masa depan. Dengan berbagai inovasi yang telah dilakukan, diharapkan pelayanan publik di Kabupaten Mojokerto dapat lebih cepat, efisien, dan tepat sasaran.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto juga menyampaikan, bahwa seluruh capaian yang diraih Kabupaten Mojokerto adalah hasil dari kerja keras seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat Kabupaten Mojokerto.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen kita semua dalam membangun Kabupaten Mojokerto yang lebih baik. Ini adalah bukti bahwa inovasi dan kerja keras yang kita lakukan selama ini membuahkan hasil yang positif,” ujar Bupati Ikfina.

Selanjutnya, Pemkab Mojokerto akan terus mengupayakan perbaikan dan memperkuat berbagai sektor pembangunan, termasuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi kreatif, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam setiap program pembangunan, sehingga dapat tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.

“Kabupaten Mojokerto tidak akan berhenti di sini. Tantangan ke depan masih banyak, terutama dalam mempertahankan dan meningkatkan standar pelayanan publik serta memperkuat daya saing daerah. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus bekerja keras, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Mojokerto,” tambahnya. Dwi

Berita Terbaru

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kapolres Lamongan yang baru AKBP Adhytiawarman Gautama Putra P.hD menyempatkan diri melaksanakan shalat Ashar berjamaah, bersama j…

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kapolres Blitar AKBP Ardy Zuul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., bertatap muka dengan awak media di Blitar Raya pagi tadi di ruang Lo…

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Terdakwa Maidi tidak membantah keterangan saksi Siti Ulfasyah terkait pemberian ATM serta transfer uang Rp3 juta hingga Rp10 juta p…

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum Kepala Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terus bergulir. Kali Korban b…

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meluncurkan logo resmi Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 yang mengusung tema “Kidung Aruna K…

Puluhan Masa Yayasan Masjid Rahmat Surabaya Tuntut Pengembalian Tanah Wakaf di Pandigiling

Puluhan Masa Yayasan Masjid Rahmat Surabaya Tuntut Pengembalian Tanah Wakaf di Pandigiling

Jumat, 07 Agu 2026 16:00 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 16:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puluhan waraga dari Yayasan Masjid Rahmat Surabaya bersama warga sekitar mengelar aksi unjuk rasa menuntut pengembalian atas tanah…