Paslon Cagub Luluk-Lukman Angkat Potensi Jatim, Target 15 Juta Pemilih

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Paslon Cagub Luluk Nur Hamidah dan Cawagub Lukmanul Khakim bersama Tim Kampanye Pemenangan di Surabaya, Selasa 17/9/2024. SP/Riko
Paslon Cagub Luluk Nur Hamidah dan Cawagub Lukmanul Khakim bersama Tim Kampanye Pemenangan di Surabaya, Selasa 17/9/2024. SP/Riko

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim, yang dikenal dengan sebutan LUMAN, meluncurkan target menang di Pemilihan Gubernur Jatim 27 November 2024 nanti. LUMAN Membawa misi revolusi ekonomi yakni menciptakan 1 juta UMKM dan ribuan lapangan pekerjaan bagi generasi muda.

Luluk Nur Hamidah, mengungkapkan bahwa Jawa Timur membutuhkan pemimpin yang berani menghadapi kenyataan pahit. “Angka kemiskinan di Jatim masih tertinggi di Indonesia. Kami tidak bisa tinggal diam. Masalah ini bukan hanya soal angka, ini menyangkut hidup jutaan orang,” seru Luluk, Selasa (17/9/2024) di Joglo Merah Putih Surabaya.

Perempuan yang akrab disapa Mbak Lulu itu menyatakan bahwa pendekatan pengentasan kemiskinan di Madura harus dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek kultural masyarakat setempat.

"Ceruk kemiskinan dan pemahaman sosiologis daerah menjadi penting dalam menyusun strategi pengentasan kemiskinan di Madura. Kita tidak bisa lepas dari konteks budaya yang ada di sana," ungkap Luluk.

Menurutnya, pendekatan ini membutuhkan kolaborasi dengan berbagai tokoh masyarakat di Madura. Luluk menilai, tokoh-tokoh lokal Madura memiliki pengaruh kuat dalam membentuk opini dan sikap masyarakat. Oleh karena itu, ia berencana menggandeng mereka untuk merumuskan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Kita akan menggandeng tokoh di Madura untuk rembuk bersama. Tidak hanya pendekatan pemerintah atau birokratis saja yang perlu dilakukan, tetapi kita juga harus mendengar suara mereka yang hidup dan tumbuh di tengah masyarakat," terangnya.

Lebih lanjut, Luluk mejelaskan, tantangan terbesar dalam mengentaskan kemiskinan di Madura adalah soal isolasi wilayah, terutama di daerah-daerah kepulauan seperti Sumenep. Banyak desa yang sulit dijangkau, dan layanan dasar seperti kesehatan serta pendidikan masih belum merata.

"Misalnya di Sumenep, ada banyak desa di kepulauan yang hanya bisa dijangkau seminggu sekali. Kondisi ini tentu sangat mempengaruhi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan pendidikan," ujarnya.

Sementara itu, Lukmanul Khakim menyoroti potensi besar Jawa Timur sebagai provinsi pemenang PKB di Pileg 2024. Ia optimistis, di bawah kepemimpinan LUMAN, target 15 juta suara dalam Pilgub 2024 bukan hal yang mustahil.

"Kami hadir bukan hanya sebagai perwakilan partai, tapi sebagai solusi untuk seluruh masyarakat. Kedermawanan adalah nilai utama kami. Ketika masyarakat sedang sulit, kami akan hadir," ujar Lukman.

Ia juga mengungkapkan rencana besar untuk anak muda. “Banyak anak muda di Jatim yang belum menikah, bukan karena mereka tidak mau, tapi karena mereka belum punya pekerjaan layak. Kami akan menciptakan ribuan pekerjaan baru yang konkret, serta program start-up untuk memberdayakan mereka,” jelas Lukman. rko

Berita Terbaru

Ketua DPRD: Hari Jadi ke-458 Momentum Perkuat Sinergi Membangun Kabupaten Madiun

Ketua DPRD: Hari Jadi ke-458 Momentum Perkuat Sinergi Membangun Kabupaten Madiun

Sabtu, 18 Jul 2026 20:11 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 20:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Semangat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun dalam rangka memperingati …

Kasasi Ditolak MA, Eks Kasek SMK PGRI Ponorogo Resmi Jalani Vonis 12 Tahun, Aset Segera Dilelang

Kasasi Ditolak MA, Eks Kasek SMK PGRI Ponorogo Resmi Jalani Vonis 12 Tahun, Aset Segera Dilelang

Sabtu, 18 Jul 2026 18:18 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Upaya hukum kasasi yang diajukan oleh terdakwa kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMK PGRI 2 Ponorogo,…

Hakim Cecar Inspektur III Soal Audit CSR TPA Winongo, Singgung BBM PUPR untuk Alat Berat Swasta

Hakim Cecar Inspektur III Soal Audit CSR TPA Winongo, Singgung BBM PUPR untuk Alat Berat Swasta

Sabtu, 18 Jul 2026 17:04 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 17:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Inspektorat Kota Madiun menyebut hasil audit pekerjaan proyek Corporate Sosial Responsibility (CSR) dari PT Hemas Buana Indonesia (…

Saksi Ungkap Maidi Perintahkan Kepsek SD-SMP dan OPD Beli Pohon Sambung Tuwuh

Saksi Ungkap Maidi Perintahkan Kepsek SD-SMP dan OPD Beli Pohon Sambung Tuwuh

Sabtu, 18 Jul 2026 17:02 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 17:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Saksi Lismawati mengungkap Wali Kota Madiun nonaktif Maidi memerintahkan kepala sekolah SD, SMP, dan sejumlah OPD membeli m…

Bupati Hari Wuryanto Serahkan 55 Mobil Siaga Desa, Wujudkan Layanan Cepat untuk Masyarakat  ‎

Bupati Hari Wuryanto Serahkan 55 Mobil Siaga Desa, Wujudkan Layanan Cepat untuk Masyarakat ‎

Sabtu, 18 Jul 2026 17:00 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 17:00 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Hadirkan pelayanan yang cepat dan mudah dijangkau hingga ke tingkat desa, Pemerintah Kabupaten Madiun serahkan 55 unit mobil siaga k…

Satreskoba Polres Blitar Tangkap 3 Pengedar Sabu, Salah Satunya Oknum Anggota Polisi

Satreskoba Polres Blitar Tangkap 3 Pengedar Sabu, Salah Satunya Oknum Anggota Polisi

Sabtu, 18 Jul 2026 14:23 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskoba Polres Blitar Kota terus mengobrak-abrik sarang peredaran narkoba maupun obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polres B…