Petani Tembakau di Ngawi Gagal Panen, Puluhan Hektar Diguyur Hujan Deras

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petani tembakau di Ngawi saat mengecek tanamannya yang menguning lantaran diguyur hujan deras. SP/ NGW
Petani tembakau di Ngawi saat mengecek tanamannya yang menguning lantaran diguyur hujan deras. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Diguyur hujan selama 2 hari berturut-turut di wilayah Ngawi, Jawa Timur membuat para petani tembakau menjerit. Pasalnya, tembakau yang hidup dimusim kemarau justru diguyur hujan hingga menguning dan mengakibatkan gagal panen.

Sebanyak kurang lebih 50 hektare lahan yang berusia 2,5 bulan di Desa Jatipuro, Kecamatan Karangjati, yang seharusnya siap untuk dipanen, kini mulai layu dan perlahan mati, karena akar tanaman tersebut mulai membusuk, sehingga menimbulkan potensi kerugian besar.

“Hujan dua hari berturut-turut membuat tanaman layu dan mati. Akhirnya kami gagal panen. Saya sendiri punya 25 are lahan yang terkena dampak, dan di desa ini banyak yang mengalami hal sama,” jelas Yatmun, salah satu petani di desa setempat, Senin (30/09/2024).

Kerugian yang dialami pun tidak sedikit. Untuk setiap seperempat hektar lahan, para petani bisa merugi hingga Rp 15 juta, yang digunakan untuk pembelian bibit, pupuk, obat-obatan, hingga biaya tenaga kerja.

Padahal dalam kondisi normal, setiap seperempat hektar lahan tembakau bisa menghasilkan sekitar 2,17 kuintal. Namun, dengan kondisi saat ini, diperkirakan hasil panen hanya akan mencapai 30 persen dari angka tersebut. Hal ini tentu berdampak besar bagi pendapatan para petani.

Kini, para petani di Ngawi kini hanya bisa pasrah. Mereka tidak bisa menikmati keuntungan dari harga tembakau kering yang saat ini cukup tinggi, mencapai Rp 45 ribu per kilogram. 

Dengan kondisi gagal panen yang meluas, mereka berharap ada bantuan dari pemerintah setempat untuk meringankan beban mereka di tengah masa sulit ini. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…

Lailatul Qadr

Lailatul Qadr

Kamis, 12 Mar 2026 19:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Setiap Ramadan, kita sering memburu datangnya Lailatul Qadar. Di antara seluruh malam dalam bulan yang mulia itu, ada satu malam…

Buruh Berdikari = Every Body Sales

Buruh Berdikari = Every Body Sales

Kamis, 12 Mar 2026 19:23 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kapolri mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk para buruh, untuk memberikan dukungan penuh kepada upaya pemerintah dalam menjaga…