Abdul Ghofur Hadir Langsung, Dengarkan Keluh Kesah dan Harapan Pedagang Pasar Babat

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kaji Ghofur mendengarkan keluh kesah, curhatan, harapan dan keinginan pedagang Pasar Babat. SP/MUHAJIRIN
Kaji Ghofur mendengarkan keluh kesah, curhatan, harapan dan keinginan pedagang Pasar Babat. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Untuk yang kesekian kali calon bupati Lamongan H. Abdul Ghofur menyambangi pedagang dan pembeli di Pasar Tradisional Babat, pada Rabu (17/10/2024). Keseriusan untuk menata Pasar Babat agar terus eksis di tengah gempuran pasar online tersebut ditunjukan oleh calon dengan nomor urut 1 ini, datang, menyapa, mendengarkan keluh kesah dan harapan pedagang.

Hal itu dilakukan Ghofur, sebagai bagian komitmen untuk terus berupaya mempertahankan pasar tradisional di tengah gempuran pasar online.

Disebutkannya, gempuran pasar modern dan transaksi via online yang terus masif terjadi, harus disikapi dengan keseriusan pemerintah dalam menjaga pasar tradisional, dengan memberikan perhatian lebih, dan inovasi yang menguntungkan pedagang dan pembeli.

"Pasar itu penggerak ekonomi kita, jadi kesejahteraan lokasi dan pedagangnya harus selalu terjamin. Untuk menjamin itu, pemerintah harus hadir ikut andil meramaikan pasar tradisional,” ucap Kaji Ghofur yang setiap hari tren elektabilitasnya naik terus.

Sementara itu, saat menyapa pedagang dan pembeli di Pasar Babat, Kaji Ghofur didampingi kolega terdekat, kunjungan ini mendapatkan respon dan antusiasme pedagang pasar. Mayoritas mengaku sudah mafhum dengan pria yang akrab disapa Kaji Ghofur itu.

Terkenal sebagai pribadi yang gemar berkumpul dengan komunitas akar rumput, Kaji Ghofur cepat membaur dan mendapat atensi penuh dari pedagang-pedagang pasar lama.

Saat di Pasar Kaji Ghofur memborong cukup banyak dagangan yang ada, sembari mendengarkan cerita serta keluh kesah masyarakat. "Belanja di pasar itu hemat, hasil bumi kita kaya dan berkualitas. Mari bersama-sama selalu meramaikan pasar,” ucap dia di sela-sela kunjungannya.

Momen belanja ini juga menjadi ruang bagi Kaji Ghofur untuk mengajak masyarakat Lamongan supaya terus meramaikan pasar dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, apalagi sebentar lagi akan memasuki Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang biasanya harga 9 pokok mengalami kenaikan.

"Saya disini juga kepingin ngecek langsung harga -harga 9 bahan pokok, sudah mulai naik atau tidak jelang Nataru, atau memang masih stabil, teryata masih stabil semoga kebutuhan 9 bahan pokok hingga Nataru mendatang ada," jelasnya.

Endang, salah satu pedagang bahan pokok di Pasar Babat sangat berharap, H. Abdul Ghofur menitipkan pesan, kalau Ghofur terpilih menjadi Bupati Lamongan, untuk senantiasa memperhatikan keberlangsungan pedagang dengan inovasi-inovasi yang akan dilakukan.

Selain itu, bupati yang diminta untuk bisa menstabilkan harga 9 bahan pokok menjelang-menjelang hari-hari besar dengan segala kewenangannya, agar kondisi pasar tetap ramai. "Sekarang ini jelang natal dan tahun baru, biasanya pergerakan harga alami kenaikan, yang demikian ini pemerintah harus mengantisipasi nya sedini mungkin," harapnya.

Masih kata Endang, pihak nya juga berharap pemerintahan baru nanti, pedagang - pedagang kesehatan yang ada di depan Pasar untuk ditertibkan, agar bisa masuk ke dalam. "Pedagang-pedagang yang masih di depan tolong untuk ditertibkan dan suruh masuk ke dalam, agar pembeli bisa masuk ke dalam dan hal yang demikian ini Pasar bisa lebih ramai," pintanya. jir

Berita Terbaru

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, lurah, camat, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus m…

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Candi resmi melantik lima belas Ketua Tim Penggerak PKK Desa masa bakti 2026–2034 di Pendopo Kec…

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim penasihat hukum Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak …

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…