Antisipasi Potensi Banjir Musim Hujan, BPBD Ponorogo Upayakan Mitigasi Bencana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas BPBD melakukan normalisasi salah satu aliran sungai di Kabupaten Ponorogo. SP/ PNG
Petugas BPBD melakukan normalisasi salah satu aliran sungai di Kabupaten Ponorogo. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menjelang menghadapi musim hujan yang sebentar lagi akan tiba, sekaligus mengantisipasi potensi banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, mulai melakukan sejumlah langkah mitigasi bencana.

Mitigasi tersebut diantaranya, dengan melakukan normalisasi sungai dan saluran air bekerjasama dengan OPD terkait. Tujuannya untuk mengantisipasi luapan air jika sewaktu-waktu hujan tiba. Sehingga bencana alam seperti yang hidrometeorologi, seperti banjir hingga tanah longsor dapat dicegah.

"Mitigasi ini kami lakukan dengan fokus menormalisasi beberapa aliran sungai yang berpotensi terjadi luapan (air) saat musim hujan," kata Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, Jumat (18/10/2024).

Lebih lanjut, pihaknya juga meminta peran masyarakat jika di wilayahnya terjadi pendangkalan sungai. Seperti yang terjadi di sungai Gendol, Desa Jabung Kecamatan Mlarak yang mulai dipenuhi oleh tanaman eceng gondok yang dapat mengganggu aliran air serta menyebabkan sedimentasi sungai. Sehingga petugas melakukan pengerukan menggunakan alat berat hingga mencapai 240 truk pada saat itu.

"Termasuk jika ada tumpukan sampah, maupun tanggul yang kondisinya rusak dan perlu perbaikan segara dilaporkan agar mendapat penanganan. Lalu juga di Sungai Sekayu yang sungai utama, kita sempat melakukan normalisasi karena adanya sedimentasi," ujarnya. 

Masun  menyatakan, tim BBWS juga telah turun ke lapangan untuk melakukan normalisasi regular rutin di sejumlah sungai. Dengan upaya itu diharapkan aliran air bisa lancar, sehingga ketika terjadi hujan, air tidak meluap.

"Tentu harapan kita ketika musim penghujan datang air tidak meluap dan menyebabkan banjir," ujar Masun. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Semoga ini jadi Momentum untuk Bangkit" harap Leo Rolly/Daniel, Juara Thailand Open 2026

Semoga ini jadi Momentum untuk Bangkit" harap Leo Rolly/Daniel, Juara Thailand Open 2026

Senin, 18 Mei 2026 05:25 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:25 WIB

SURABAYAPAGI.com : Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juara Thailand Open 2026! Leo/Daniel mengalahkan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dua gim langsung,…

Gus Fawait Ajak ASN Olah Raga Sore Bareng Perkuat Soliditas Program Jember Maju

Gus Fawait Ajak ASN Olah Raga Sore Bareng Perkuat Soliditas Program Jember Maju

Senin, 18 Mei 2026 05:20 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember kembali melaksanakan kegiatan rutin Olahraga Sore Bersama (OSMA) yang digelar di Jember Sport Garden, Rabu…

Puluhan Ribu Warga Jember Serbu Karnaval SCTV 2026, Gus Fawait : Berdampak Ekonomi

Puluhan Ribu Warga Jember Serbu Karnaval SCTV 2026, Gus Fawait : Berdampak Ekonomi

Senin, 18 Mei 2026 05:18 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:18 WIB

surabayapagi.com :  Karnaval SCTV 2026 di Kabupaten Jember sukses menyedot perhatian puluhan ribu warga. Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa gelaran …

Prabowo Tenang Dolar Meroket, karena Purbaya Tersenyum

Prabowo Tenang Dolar Meroket, karena Purbaya Tersenyum

Senin, 18 Mei 2026 05:16 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto menyinggung nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah hingga tembus Rp…

10 Menit Baca Jurnal Harian, Raih Wisudawan Terbaik UPI

10 Menit Baca Jurnal Harian, Raih Wisudawan Terbaik UPI

Senin, 18 Mei 2026 05:15 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Siti Annisafa Oceania menjadi sorotan dalam momen wisuda Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada 12-13 Mei 2026 lalu. Ia menjadi…

Indonesia ,Peringkat 19 Penegakan Hukum Terburuk di Asia

Indonesia ,Peringkat 19 Penegakan Hukum Terburuk di Asia

Senin, 18 Mei 2026 05:10 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Dalam OC Index 2025, Indonesia menempati peringkat 19 penegakan hukum terburuk di Asia dengan skor 4,0. Indonesia kalah jauh dari Thailand…