Pagelaran 12 Titik Wayang Gagrak Porongan Berakhir di Candi Pari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nonton bareng, Kadibud bersama Kades Candi Pari menikmati pagelaran wayang  Gagrak Porongan
Nonton bareng, Kadibud bersama Kades Candi Pari menikmati pagelaran wayang  Gagrak Porongan

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pagelaran wayang kulit Gagrak Porongan yang dimainkan  dalang Ki Yohan Susilo dengan Lakon Getih Putih di Desa Candi Pari, Porong Sidoarjo, akhir dari road show  12 titik Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo  untuk mengenalkan budaya lokal Sidoarjo. Jumat (8/11). 

Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo  Tirto Adi mengungkapkan tujuan dari kirab budaya  di 12 titik ini untuk mempromosikan kesenian tradisional asli Sidoarjo, khususnya wayang kulit Gagrag Porongan, agar lebih dikenal kembali oleh masyarakat, yang sebelumnya kesenian asli dari Sidoarjo yang kian redup ini.

“Malam ini kita apresiasi, atas terselenggaranya puncak sekaligus akhir road show pertunjukan wayang kulit Gagrag Porongan. Malam ini merupakan malam yang istimewa jika dibanding dengan tampilan-tampilan, sebelumnya karena malam hari ini merupakan puncak pagelaran wayang kulit di desa yang terakhir, setelah kita mengadakan pertunjukan di 11 desa di Sidoarjo. " Tandas Tirto.

Lebih lanjut dibeberkan oleh Tirto, jika ditelusuri sejarahnya, kali pertama diciptakan tokoh wayang ini oleh sunan Kalijaga, dan ini telah digali oleh tim ahli kebudayaan ternyata Sidoarjo punya wayang tipikal khusus (Cengkok) namanya adalah wayang Gagrag Porongan, wayang dipadukan dengan campursari wayang yang dipadukan dengan musik kontemporer hingga akhirnya dapat dinikmati oleh masyarakat luas. "Mungkin ini tidak ada di daerah lain, yang ada hanya ada di Sidoarjo, untuk itu mari kita hidupkan kembali kekayaan seni lokal wisdom ini” tuturnya.

Dalam Pagelaran wayang kulit Gagrak Porongan  di Candi Pari juga ditampilkan kesenian pendukung diantaranya Seni musik angklung,Tari Remo dari Unesa, Tari yuk Jenggolo dan Tari Putri Cempo dari Candi Pari. Kelihatan sangat istimewa pagelaran Wayang Kulit Gagrak Porongan di Candi Pari ini sebagai penutup dari rangkaian kegiatan di 12 Desa

Sementara itu Kepala Desa Cand Pari Nur Hadi  mengucapkan banyak terimakasih bahwa desanya terpilih menjadi desa yang ditempati akhir perjalanan roadshow pengenalan uri uri budaya wayang Gagrak Porongan.

"Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-Nya, kita bisa berkumpul di tempat yang sangat bersejarah ini,  di situs budaya Candi Pari Desa Candi Pari  Porong dalam rangka menikmati pagelaran wayang kulit yang telah lama menjadi bagian dari tradisi budaya kita." Tuturnya

Wayang kulit adalah salah satu seni pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur, seperti moralitas, kebijaksanaan, dan pesan-pesan kehidupan yang relevan hingga saat ini." Dengan adanya pagelaran wayang kulit ini, kita dapat lebih mendalami dan melestarikan budaya lokal asli Indonesia, serta mempererat hubungan antar warga masyarakat." Tutup Nur Hadi. Hdk

Berita Terbaru

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui Unit P…

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kapolres Lamongan yang baru AKBP Adhytiawarman Gautama Putra P.hD menyempatkan diri melaksanakan shalat Ashar berjamaah, bersama j…

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kapolres Blitar AKBP Ardy Zuul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., bertatap muka dengan awak media di Blitar Raya pagi tadi di ruang Lo…

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Terdakwa Maidi tidak membantah keterangan saksi Siti Ulfasyah terkait pemberian ATM serta transfer uang Rp3 juta hingga Rp10 juta p…

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum Kepala Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terus bergulir. Kali Korban b…

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meluncurkan logo resmi Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 yang mengusung tema “Kidung Aruna K…