4.201 Tiket KA Jombang Ludes Terjual Jelang Momen Nataru, Mayoritas Jujukan Wisata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penumpang yang tampak memadati stasiun KA Jombang di momen libur panjang Nataru 2024/2025. SP/ JBG
Ilustrasi. Penumpang yang tampak memadati stasiun KA Jombang di momen libur panjang Nataru 2024/2025. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menjelang momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) yang tinggal beberapa pekan lagi dimanfaatkan para penumpang khususnya KA di Jombang untuk berburu tiket kereta.

Diketahui, untuk keberangkatan H-7 hingga H+7 Nataru sudah ribuan tiket ludes terjual. Dari hasil pendataan edisi 19 Desember hingga 5 Januari 2025, sejauh ini tercatat ada 4.201 tiket yang terjual khusus di Jombang.

”Jadi, secara total untuk keberangkatan momen libur Natal dan tahun baru di Jombang memang cukup tinggi. Dan ini kita prediksi terus meningkat hingga mendekati nataru,’’ ujar Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Kuswardojo, Senin (16/12/2024).

Lebih lanjut, dari ribuan tiket yang sudah terjual, mayoritas tujuan ke beberapa daerah jujukan wisata. Mulai relasi lokal Surabaya, hingga relasi jarak jauh seperti Yogyakarta, Jakarta hingga Bandung.

”Ya kalau melihat daerah tujuan memang yang paling banyak dituju adalah ke Surabaya, Yogya, Jakarta, dan Bandung,’’ jelas dia.

Sedangkan untuk pemesanan, dapat dilakukan langsung penumpang lewat aplikasi yang disediakan PT KAI. ”Nantinya pastinya akan bertambah karena penjualan tiket masih terus berlangsung,’’ tambahnya.

Pihaknya memprediksi, dibandingkan dengan hari biasa ada kenaikan 8-10 persen penumpang yang berangkat dari Stasiun Jombang saat momentum nataru. ”Kami prediksi antara 8-10 persen untuk kenaikan okupansi penumpang dibandingkan hari biasa,’’ papar dia.

Sebagai informasi, jumlah rata-rata penumpang KA lokal sekitar 400-500 penumpang dan KA jarak jauh sekitar 600-800. Jumlah penumpang diprediksi meningkat seiring masuknya liburan bagi para santri yang mondok di Jombang mulai pekan depan. 

Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT KAI Daop 7 Madiun menambah satu kereta api tambahan, yaitu KA Brantas yang melayani rute Blitar-Pasarsenen. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Harapan petani Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung untuk meningkatkan hasil pertanian akhirnya terwujud. Pada Kamis (25/6) Dinas P…

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil ungkap dan tangkap komplotan pelaku Curas,setelah pihak korban dari A…

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…