Sistem ECU Bermasalah, Mercedes-Benz Recall 386 Unit S-Class di india

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mercedes-Maybach S-Class. SP/ JKT
Mercedes-Maybach S-Class. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mercedes-Benz mengumumkan kabar kurang menyenangkan dengan merecall (menarik ulang) model S-Class di Negara India yang dipicu oleh perangkat lunak pada sistem Engine Control Unit (ECU) yang kemungkinan tidak memenuhi spesifikasi saat ini.

Diketahui, adanya masalah pada perangkat lunak ECU ini dapat menyebabkan kenaikan suhu pada gas buang, sehingga dapat berisiko merusak komponen seperti rangkaian kabel mesin dan catalytic converter, Senin (16/12/2024).

Dengan adanya kerusakan tersebut, hal ini berpotensi menyebabkan hilangnya tenaga penggerak secara tiba-tiba dan menambah kemungkinan kendaraan tersebut alami kebakaran.

Pihak Mercedes-Benz India pun harus mengeluarkan penarikan untuk unit Mercedes-Maybach S-Class yang telah dijual di negara tersebut sejak 2021 lalu. Kendaraan yang terdampak berjumlah 386 unit Mercedes-Maybach S-Class yang diproduksi antara 29 April 2021 hingga 27 Januari 2024, dan satu unit S-Class diproduksi 21 April 2021.

Menindaklanjuti masalah tersebut, pabrikan otomotif premium dari Jerman ini diharapkan menghubungi pemilik unit yang terkena dampak untuk menjadwalkan janji temu dan memperbaiki masalah tersebut tanpa biaya atau gratis. Ini sekaligus menambah rentetan daftar recall yang melibatkan model Mercedes-Benz secara global. 

Sebelumnya, merek berjuluk ‘three-point star’ ini juga harus menarik kembali model C-Class di Australia yang disebabkan oleh masalah airbag samping. Rangkaian kabel airbag pada sisi pengemudi maupun penumpang berpotensi rusak karena pengoperasian sandaran kursi sehingga sehingga mengganggu pengoperasian airbag samping yang terpasang di kursi.

Oleh karenanya, bagi pengendara yang terdampak, Mercedes-Benz menghimbau kepada pemilik kendaraan untuk menghubungi pihak dealer demi melakukan perbaikan secepatnya dengan tanpa biaya atau gratis. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …