SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini sempat viral pasangan pengantin di Ponorogo, Jawa Timur yang nekat melangsungkan pesta pernikahan meski di tengah banjir yang sudah setinggi 50 centimeter di Desa Madusari, Kecamatan Siman.
Gelaran resepsi pernikahan di tengah banjir itu viral di berbagai platform media sosial (medsos). Salah satunya adalah Instagram @ponorogojalanjalan. Video resepsi di tengah banjir tersebut berdurasi 1 menit lebih 18 detik. Terlihat kedua pasangan tetap menggelar adat jawa. Mempelai dituntun ke atas pelaminan.
Menurut pengantin pria, Budi Santoso (35), acara ijab kabul dilaksanakan pukul 9 pagi di rumah mempelai wanita di wilayah Keniten. Kemudian dilanjutkan resepsi di Madusari jam 1 siang.
Tentu saja, momen pernikahan mereka menjadi momen yang tak terlupakan karena menggelar resepsi di tengah banjir yang merendam rumah mereka. "Acara resepsi kemarin sekitar jam 1 siang. Ya namanya musibah (banjir), undangan terlanjur disebar. Meski banjir tetap lanjut acaranya," terang Budi, Rabu (18/12/2024).
Bahkan, saat subuh sebelum acara dimulai, ketinggian banjir sudah mulai bertambah. Saat itu tukang masak panik saat tahu banjir meninggi. Mereka takut tidak bisa menyelesaikan masakan. Namun, meskipun panik, semua persiapan acara resepsi tetap berjalan meski di tengah banjir. Dia pun baru pertama kali masak di acara pernikahan yang diterjang banjir.
Sementara itu, diketahui adanya bencana banjir yang melanda Desa Madusari diduga akibat hujan deras yang mengguyur Ponorogo sejak semalam sebelumnya. Sampai saat ini, kondisi air sudah mulai surut, tetapi dampaknya cukup serius.
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, banjir melanda hingga 7 kecamatan, diantaranya, Kecamatan Sawoo, Kecamatan Sambit, Kecamatan Jetis, Kecamatan Ponorogo Kota, Kecamatan Siman, Kecamatan Balong dan Kecamatan Mlarak. pn-01/dsy
Editor : Desy Ayu