Sering Langganan Banjir, Petani Padi di Jombang Terancam Gagal Panen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Area persawahan yang diterjang luapan sungai membuat para petani ketar-ketir terancam gagal panen. SP/ JBG
Ilustrasi. Area persawahan yang diterjang luapan sungai membuat para petani ketar-ketir terancam gagal panen. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Musim hujan dengan intensitas tinggi, membuat luapan air sungai di Kabupaten Jombang, Jawa Timur menerjang area persawahan milik warga setempat. Akibatnya, para petani padi ketar-ketir terancam gagal panen.

Pasalnya, banjir tersebut meninggalkan dampak yang sangat besar pada pertanian masyarakat di kota santri, lantaran setiap tahunnya para petani padi selalu langganan banjir jika musim hujan tiba.

"Petani kembali mulai menanam ulang, karena tanaman padi yang sudah mereka tanam mati," kata Hari Purnomo, salah satu petani Desa Kedung Melati, Kecamatan Kesamben, Senin (03/02/2025).

Lebih lanjut, Hari pun mengaku jika tanaman padi miliknya banyak yang mati, akibat terendam air banjir luapan sungai yang terjadi beberapa waktu kemarin. Dan hingga saat ini tidak ada bantuan apapun dari pemerintah. Baik itu berupa bibit padi seperti yang dijanjikan pemerintah. 

"Kemarin juga kesulitan untuk mencari bibit. Kondisi air juga sekarang kering jadi tidak bisa melakukan pembibitan. Dari tahun 2012 hingga sekarang tidak ada bantuan dari pemerintah," tuturnya.

Sehingga apabila tanam ulang, dirinya membeli bibit sendiri. Padahal sebelumnya sudah mengeluarkan modal untuk membeli bibit. 

"Kalau tanam ulang itu satu bijinya harga Rp 5 ribu. Tidak ada sama sekali bantuan. Kalau dapat pastinya saya juga dapat karena tanaman saya juga mati," ujarnya.

Untuk menangani banjir akibat luapan air sungai, para petani secara seadanya melakukan normalisasi sungai. Para petani sendiri yang melakukan pembersihan di Gongseng, Kedungsari.  

Seementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang sendiri juga punya program stimulan bantuan bagi petani yang terdampak banjir. Merupakan bantuan bibit padi, menggunakan anggaran dari dana desa (DD). jb-01/dsy

Berita Terbaru

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Anggota DPRD Jawa Timur Komisi A sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri yang akrab disapa Fudin, melontarkan …