Puluhan Ekor Babi Mati Massal, Peternak di Pasuruan Rugi Ratusan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mengambil darah babi yang mati mendadak di Pasuruan, Jawa Timur. SP/ PSR
Petugas mengambil darah babi yang mati mendadak di Pasuruan, Jawa Timur. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebanyak puluhan ekor babi di Desa Sedaeng dan Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan tiba-tiba mati massal hingga membuat para peternak rugi ratusan juta rupiah.

Padahal, jika dalam keadaan sehat, seekor babi berbobot lebih dari 1 kuintal bisa dijual seharga Rp 5 juta hingga Rp 7 juta. Namun, saat ini terdapat lebih dari 20 ekor yang mati di Desa Wonokitri.

"Di sini hampir semua warga punya babi. Kalau 20 ekor saja mati, kerugiannya bisa Rp 140 juta," jelas Kepala Desa Kepala Desa Wonokitri, Wirya Aditya, Kamis (13/02/2025).

Naasnya, saat ini masih menurut Wirya, jumlah babi yang mati terus bertambah, sehingga meresahkan para peternak babi. Pihaknya berharap pemerintah segera menemukan obat agar babi yang masih sehat bisa diselamatkan.

"Mereka butuh solusi segera, minimal ada obatnya. Kalau dibiarkan, peternak di sini bisa bangkrut," tambahnya.

Sebagai informasi, peristiwa kematian massal babi di Tosari dimulai sejak akhir Desember 2024. Kematian terus terjadi dan semakin hari semakin banyak. Saat ini jumlah babi mati mencapai lebih 75 ekor.

Lebih lanjut, menurut Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan Ainur Alfiah, pihaknya belum memastikan virus yang sama menyebabkan kematian puluhan babi mati belakangan ini. Yang pasti, kata dia, semua babi yang mati punya ciri sama yaitu perut kebiruan.

"Kemarin tim dari dinas kabupaten dan provinsi dan laboratorium dari Malang mengambil sampel darah untuk memastikan penyebab babi tersebut. Kami masih menunggu sekitar seminggu ini untuk mendapatkan hasilnya," terangnya. 

Hingga saat ini, para peternak masih menunggu hasil uji laboratorium dan berharap ada langkah cepat dari pemerintah untuk mencegah kerugian lebih besar. ps-01/dsy

Berita Terbaru

Wamenkes Yakin Kota Mojokerto Bakal Jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Wamenkes Yakin Kota Mojokerto Bakal Jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Selasa, 29 Sep 2026 15:33 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kesiapan sumber daya manusia dan fasilitas layanan kesehatan menjadi modal penting bagi Kota Mojokerto untuk mempercepat upaya e…

Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K 2026 Sukses Digelar di Surabaya

Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K 2026 Sukses Digelar di Surabaya

Selasa, 29 Sep 2026 15:26 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 15:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K 2026 sukses dilaksanakan pada Minggu (27/9) di Balai Kota Surabaya. Mengusung tema Energy of…

Tunggu Kejelasan Regulasi, Disbudpar Tulungagung Sesuaikan Target PAD Wisata

Tunggu Kejelasan Regulasi, Disbudpar Tulungagung Sesuaikan Target PAD Wisata

Selasa, 29 Sep 2026 15:24 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti sejumlah objek wisata yang pengelolaannya berkaitan dengan kawasan hutan dan masih menunggu kejelasan regulasi,…

Atasi Macet Ketapang, Dermaga Bulusan Banyuwangi Didorong Kembali Beroperasi

Atasi Macet Ketapang, Dermaga Bulusan Banyuwangi Didorong Kembali Beroperasi

Selasa, 29 Sep 2026 15:16 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna membantu mengurai kemacetan yang berulang di kawasan Pelabuhan Ketapang, Dermaga Bulusan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi,…

Perkuat Kesiapsiagaan Gempa, Pemkab Magetan Gelar Sekolah Lapang BMKG

Perkuat Kesiapsiagaan Gempa, Pemkab Magetan Gelar Sekolah Lapang BMKG

Selasa, 29 Sep 2026 15:05 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menekan risiko jatuhnya korban jiwa maupun kerugian material akibat bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mendorong…

Kemarau Panjang, Volume Debit Embung di Jombang Terus Menerus Menurun

Kemarau Panjang, Volume Debit Embung di Jombang Terus Menerus Menurun

Selasa, 29 Sep 2026 14:57 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena kemarau panjang mengakibatkan sejumlah debit air di sejumlah embung Kabupaten Jombang terus menerus menurun. Kondisi…