SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Meski tengah menjalani ibadah puasa Ramadhan, sejumlah agenda DPRD Kabupaten Lamongan masih berjalan seperti biasa. Terbaru anggota legislatif ini tengah mengelar rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun Anggaran 2024 Bupati Lamongan, Kamis (20/3/2025).
Ketua DPRD Mohammad Freddy Wahyudi langsung hadir bersama 3 wakilnya Kacung Purwanto, M. Husen dan Imam Fadli dihadiri mayoritas anggota DPRD setempat. Paripurna LKPJ kali ini dipimpin oleh wakil ketua M. Husen.
"Rapat paripurna LKPJ Bupati Lamongan tahun anggan 2024 resmi saya buka, dan saudara bupati untuk berkenan menyampaikan LKPJ di forum paripurna ini," kata Husen saat mengawali membuka paripurna.
Terpisah ketua DPRD Mohammad Freddy Wahyudi mengatakan
LKPJ ini adalah sebagai proses pertanggung jawaban eksekutif dalam hal ini bupati kepada masyarakat melalui wakil rakyat di legislatif. "LKPJ ini sebagai forum pertanggung jawaban seorang bupati dalam mengelola anggaran dan kegiatan dalam satu tahun," terangnya.
Usai LKPJ ini tambah Freddy panggilan akrabnya, pihaknya akan membentuk panitia khusus (Pansus) LKPJ untuk membahas dan menyusun rekomendasi. Rekomendasi ini disampaikan kepada kepala daerah dalam rapat paripurna. "Tahapan selanjutnya adalah membentuk Pansus, yang bekerja untuk pembahasan LKPJ penyampaian laporan Pansus, berupa catatan strategis Rekomendasi Atas LKPJ," terangnya.
Rekomendasi ini disampaikan kepada kepala daerah sebagai rekomendasi untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan. "Mungkin bulan April rapat paripurna untuk memberikan rekomendasi kepada bupati akan digelar oleh DPRD," jelasnya.
Sementara itu, bupati yang akrab disapa Pak Yes menyampaikan, capaian kinerja pembangunan dan kualitas pelayanan publik yang terus mengalami peningkatan setiap tahun, akan terus dipertahankan dengan budaya kerja yang inovatif kolaboratif dan adaptif. Karena sebagai pondasi dalam menghadapi tantangan yang semakin dinamis di tengah sumber daya yang terbatas.
"Capaian kinerja indikator utama, indikator sasaran, program, hingga sub kegiatan sebagai bentuk akuntabilitas terhadap dinamika pembangunan penyelenggaraan pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat. Karena tujuan kita adalah mencapai tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance," tuturnya.
Pada capaian indikator kinerja daerah dalam RPJMD Lamongan tahun 2021-2026, pertumbuhan ekonomi mengalami percepatan sebesar 4,81% selama 2 tahun berturut-turut, indeks pembangunan manusia sebesar 75,90 (telah melampaui target dan meningkat dibanding tahun sebelumnya serta masuk kategori tinggi), indeks kualitas layanan infrastruktur sebesar 81,33 (melampaui target dan meningkat dibanding dengan tahun sebelumnya).
Indeks pendidikan sebesar 0,672 meningkat dan sebagai soft power di masa depan, indeks kesehatan sebesar 0,847 meningkat dibanding tahun sebelumnya, indeks infrastruktur sebesar 83,22 meningkat dibanding tahun sebelumnya (meliputi infrastruktur jalan jembatan irigasi pemukiman dan lalu lintas dan angkutan jalan).
"Capaian dan prestasi yang sudah diraih merupakan multiplayer effect dari implementasi 11 program prioritas serta hasil kerjasama yang menunjukkan bahwa Lamongan semakin berdaya saing," kata orang nomor satu di Kota Soto. jir
Editor : Moch Ilham