SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Beredarnya video bullying yang dilakukan beberapa gadis terhadap seorang korban remaja putri sejak Kamis (23/5) pagi di salah satu kawasan hutan, Satreskrim Polres Blitar Kota yang dikomandani AKP Sukamto, akhirnya berhasil menemukan jejak kasus bullying tersebut yang terjadi di kawasan Hutan lindung Maliran Kec Ponggok Kabupaten Blitar. Kini kasus tersebut terus dikembangkan atas kejadian yang menjadi perbincangan.
Hal itu dibenarkan Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar pada wartawan pada Jumat Sore (24/5) di ruang kerjanya.
"Benar setelah Satreskrim lakukan penyelidikan rekaman video tersebut, akhirnya diketahui keberadaan motor yang dinaiki korban sesuai nopolnya, adalah warga Kec Ponggok Kab Blitar, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pemilik motor benar adanya, motor itu miliknya dan dibawa anaknya (korban),” ungkap Iptu Samsul, kemarin.
Akhirnya ayah korban (pemilik motor) dan korban melaporkan ke Polres Blitar Kota pada Kamis (24/5) sekitar pukul 20.00 WIB.
"Betul ayah korban dan korban melapor pada Kamis malam, sehingga jelas kasus bullying itu, sekaligus untuk bahan penyelidikan, dan besok Senin (28/5) sekaligus memeriksa saksi-saksi, termasuk yang membuat video itu, juga guna menyelidiki Hp yang digunakan merekam itu milik siapa, untuk dugaan tersangka mungkin juga dipanggil, karena jelas, seperti keterangan korban," kata Iptu Samsul.
Untuk diketahui sebelum terungkapnya kasus rekaman video yang sempat beredar di masyarakat, bahwa ada seorang remaja putri menjadi korban pengeroyokan oleh sesama remaja putri, saat itu korban yang duduk di motornya hanya bisa berlindung dan mengelak atas kejadian tersebut, dan di rekaman jelas nopol AG 3780 KCY motor yang ditumpangi korban, ternyata peristiwa itu terjadi di kawasan hutan lindung Maliran Kec Ponggok.
"Kita menunggu hasil pemeriksaan besok Senin ya, karena Sat Reskrim akan melakukan pemanggilan terhadap mereka," pungkas Iptu Samsul Anwar. Les
Editor : Moch Ilham