Peringati HUT Lemhanas ke 60, Gubernur Lemhanas Ziarah ke Makam Bung Karno

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rombongan Gubernur Lemhanas saat berziarah ke makam Bung Karno. SP/Lestariono
Rombongan Gubernur Lemhanas saat berziarah ke makam Bung Karno. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-60 Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily yang didampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, serta beberapa perwira tinggi dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU, termasuk  Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, Bupati Blitar Rijanto, melakukan ziarah ke makam Bung Karno di Kota Blitar pada Jumat (16/5).

Ziarah tersebut bagian dari rangkaian kegiatan peringatan ulang tahun Lemhannas RI ke 60 yang jatuh pada bulan Mei. Dalam sambutannya Hasan Syadzily, menyampaikan, Bung Karno, selain dikenal sebagai proklamator dan pahlawan nasional, juga merupakan pendiri Lemhannas RI. Karena itu, penghormatan ini dianggap sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa besar beliau dalam membangun fondasi ketahanan nasional.

“Tema peringatan tahun ini adalah Mewujudkan Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Maju. Bung Karno adalah sosok revolusioner yang memandang pentingnya lembaga strategis seperti Lemhannas sebagai bagian dari upaya membentuk Indonesia yang kuat dan berdaulat,” kata Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily, di hadapan wartawan di pelataran Makam Bung Karno.

Ia menambahkan, pandangan Bung Karno soal ketahanan nasional kini semakin relevan, terutama di tengah dinamika geopolitik global. “Apa yang dilakukan Bung Karno saat mendirikan Lemhannas adalah jawaban atas kebutuhan bangsa Indonesia menghadapi tantangan zaman,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atas kunjungan Gubernur Lemhanas menyampaikan harapannya kepada Lemhannas RI agar sejarah dan peran pendiri bangsa, khususnya Bung Karno, semakin dikenal luas, terutama oleh generasi muda maupun tamu dari luar negeri.

 

“Hampir tidak ada bangsa besar yang melupakan para pendirinya. Karena itu, saya berpesan kepada Pak Gubernur Lemhannas agar siapa pun yang masuk ke Indonesia, seyogyanya tahu siapa pendiri bangsa ini, yaitu Bung Karno,” ungkap Syauqul pada wartawan. Les

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…