Guru Besar UI Usul Kasino Dilegalkan, untuk Tingkatkan Devisa Negara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Usul Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana, Demi Tingkatkan Devisa Negara

 

Pejudi Tua Surabaya, Teringat Hailai Casino, Copacabana Casino, Djakarta Theatre dan di Proyek Senen 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Maraknya judi online, diindikasikan oleh kalangan pejudi praktik diam-diam berbagai jenis perjudian yang marak di tanah air.

Beberapa pejudi di Surabaya bilang, bila kasino di legalkan, sama dengan kebijakan Ali Sadikin yang melegalkan judi dan ditentang banyak pihak.

"Saya ingat, Bang Ali dijuluki Gubernur Judi. Bahkan ada pula yang menyebutnya sebagai Gubernur Maksiat," ingat pria warga Manyar Sindaru.

Seorang pejudi tua asal Surabaya, bernostalgia bila Pemerintah Prabowo, legalkan kasino di Indonesia. "Dulu saat masih muda, kasino ada di Petak Sembilan- Glodok , Hailai Casino dan Copacabana Casino Djakarta Theatre dan di Proyek Senen, " kata kakek yang kini sudah  berumur 78 tahun, saat dihubungi Surabaya Pagi, melalui selulernya, Minggu (18/5).

Akhir pekan lalu, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana, mengatakan pemerintah sekarang bisa mempelajari kebijakan di negara mayoritas Muslim lain seperti Uni Emirat Arab (UEA) dan Malaysia. Ini untuk kajian melegalkan kasino demi meningkatkan devisa negara.

Hikmahanto meminta pemerintah membuka mata, termasuk membuat asesmen tentang tiga hal penting terkait kasino.

Hal pertama dikatakan soal perputaran uang terkait judi online yang berdasarkan temuan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sangat besar di Kamboja dan Myanmar.

"Yang kedua adalah apakah memang bisa rakyat kita yang katanya mayoritas beragama Islam, terus sangat beragama, untuk melepaskan diri dari judi? Ternyata kan tidak," ujar dia diberitakan Antara, Sabtu (17/5).

 

Berantas Korporasi Judi Daring

Sedangkan asesmen ketiga dia sebut soal masalah penegakan hukum. Pemerintah dikatakan beberapa kali berniat memberantas korporasi judi daring tetapi yang menjadi masalah lokasinya berada di Kamboja dan Myanmar yang memang melegalkan kasino.

"Nah kalau misalnya tiga hal ini setelah dilakukan asesmen dan menurut kita tidak bisa diselesaikan, bukan tidak mungkin kalau pemerintah memutuskan untuk buat kasino tapi di kawasan tertentu saja, seperti kawasan ekonomi khusus di Genting, Malaysia atau di Singapura juga ada. Tapi, untuk warga Singapura kalau mereka mau berjudi di situ, mereka harus ada syarat ketat," ucapnya.

Hikmahanto mengingatkan Indonesia memang negara Muslim tetapi aktivitas judinya masih tinggi. Dia juga menyinggung aktivitas judi pernah dilegalkan oleh Ali Sadikin saat menjabat Gubernur DKI Jakarta.

"Waktu itu kemudian juga kita ada Porkas, ada SDSB, itu kan sebenarnya juga bentuk-bentuk seperti itu. Nah tapi sekarang kita cuma lokalisir saja dan penggunaan dananya nanti misalnya dari pajak yang dihasilkan dan lain sebagainya," ucapnya.

"Tapi tentu dana tersebut untuk kepentingan yang tidak menyentuh, katakanlah hal-hal yang terkait dengan agama dan lain sebagainya," imbuhnya.

 

Bangun Kawasan Ekonomi Khusus

Uni Emirat Arab yang mengharamkan judi dikatakan membuka kasino dengan membangun kawasan ekonomi khusus. Dia menyebut bila akhirnya Indonesia berkompromi untuk membuka kasino di kawasan ekonomi khusus, pemerintah diminta berani mengambil kebijakan itu dengan tetap fokus memberantas judi daring yang merugikan rakyat kecil.

"Selama ini yang kita dengar sangat menyakitkan dan miris. Mereka yang bekerja di perusahaan-perusahaan judi online disiksa di Kamboja dan lain sebagainya, kita tidak ada kendali," ujar Hikmahanto.

"Sudah mereka keluar masuk secara ilegal, ditambah melakukan perbuatan yang tidak baik bagi warga negara kita. Dan tiba-tiba kalau mereka disiksa kita harus membantu mereka untuk mengeluarkan uang. Kan tidak benar juga kalau seperti begitu," katanya lagi.

 

Puluhan Ribu Warga Indonesia

Dikutip dari laman BatamNow.com, periode delapan tahun belakangan, diperkirakan puluhan ribu warga Indonesia hilir mudik bertaruh di dua Kasino Singapura.

Pun tak terhingga duit rupiah yang boyong para pejudi itu lalu disedot di ribuan meja judi di sana.

Taksiran kasar sekitar Rp 1.500.000.000.000.000 (Triliun), lesap “digulung” dua Kasino besar di Negara Lee Hsien Loong itu.

Kasino di Resort Wolrd Sentosa (RWS), beroperasi sejak tahun 2010 dan di kawasan Marina Bay Sands (MBS), sejak tahun 2011.

Asumsi jumlah rupiah yang terkuras di meja judi kelas dunia itu memang luar biasa jumbo.

Tranksasi rupiah yang tersedot di meja judi itu, juga diperoleh dari bocoran “revenew report” dan “financial report” dua Kasino itu.

Adalah Mr Lim (51), menyampaikan itu kepada batamnow:. Lim adalah pengamat usaha entertaint Singapura dan mengaku memiliki jaringan dengan orang khusus di dua Kasino itu.

Dia yang menyampaikan bocoran dokumen tebtang angka rupiah yang dihabiskan warga Indinesia di dua Kasino itu.

 

Di Singapura Masuk Kategori Entertaint

Perjudian di Singapura masuk dalam kategori entertaint. Kegiatan perjudian di sana bagian dari konten pariwisata. Kasino tak dipublikasikan secara spesifik.

Lim diwawancara kedua kali Minggu lalu, awal April 2019, di Sky Park Infinity Pool, Marina Bay Sands. Di salah satu restoran di lantai 57, hotel tiga tower itu.

Pejudi Indonesia, kata dia, mencapai 60 persen dari total pemain berbagai negara yang wara-wiri ke “surga” judi itu. Sedikit warga Singapura.

Sebagai contoh, sejak tahun 2019 , sekitar 2000 warga Indonesia membludak masuk di dua Kasino besar itu.

Jumlah warga Indonesia menurut beberapa manajer operasional Kasino masih tetap didominasi WNI.

Tertulis di “name badge” dua manajer itu nama Richard Lay dan Hong Thok. Mereka berdua dapat berbahasa Melayu.

 

Mantan Menteri dan Gubernur Nonaktif

Gubernur nonaktif Papua, Lukas Enembe yang gemar bermain judi sampai merogoh kocek miliaran rupiah di luar negeri dibongkar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mengutip dari akun surabayapagi.com, Senin, 13 Nov 2023,

Ditulis Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), digali terus pelanggarannya oleh KPK. Lembaga antisuah ini menemukan kartu keanggotaan kasino saat menggeledah rumah dinasnya.

KPK mengusut temuan kartu member kasino di Genting, Malaysia milik Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Kartu bertuliskan 'Junket' dengan no 12479988006-1603-62 atas nama Syahrul Yasin Limpo itu ditemukan tim penyidik saat menggeledah Rumah Dinas Menteri Pertanian di Jalan Widya Chandra V, Jakarta Selatan, dua bulan lalu. Di dalam kartu tersebut, ada foto SYL

Syahrul. Kader NasDem ini diduga suka bermain judi.

Pada kartunya tertulis ‘Resort World Genting’. Sebuah hotel di Malaysia yang menyediakan fasilitas judi kasino.

Di KTA itu juga tertulis nomor 1247998006 1603 62 atas nama MR Syahrul Yasin Limpo, selaku anggota sejak 06-19. Lalu di pojok kanan atasnya terdapat foto wajah SYL sedang tersenyum.

 Di kartu itu, SYL tercatat sebagai junket. Di dunia kasino, junket maksudnya adalah seseorang yang bertugas mencari pemain-pemain judi kelas kakap untuk bermain di kasino. Nilai uang yang dipertaruhkan oleh orang-orang yang digaet junket biasanya cukup besar dan masuk kategori VIP di Genting. Untuk masuk pemeriksaan lumayan ketat. Sebagian pengunjung bahkan diminta menunjukan. n erc/btm/SP/rmc

Berita Terbaru

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Darmayu yang viral di Media Sosial (Medsos) Face Book sejak Selasa (15/09/2026) kemarin pagi, akibat postingan keluarga…

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…