Dinas Pertanian Tulungagung Catat Produksi Padi MT-1 Surplus 70 Ribu Ton

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani padi di Tulungagung sedang panen serentak. SP/ TLG
Ilustrasi. Petani padi di Tulungagung sedang panen serentak. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Di musim tanam padi, Dinas Pertanian Tulungagung, Jawa Timur mengonfirmasi bahwa produksi padi di daerahnya pada masa tanam (MT) 1 tahun 2025 ini mencatat surplus lebih 70 ribu ton.

Kepala Dinas Pertanian Tulungagung Suyanto mengatakan, produksi padi pada MT 1 tahun ini merupakan hasil panen dari luas tanam 25.442 hektare dengan capaian 155.555 ton, jauh melampaui produksi tahun sebelumnya, pada periode sama, yang hanya 87.572 ton

"Surplus mencapai 66.983 ton, cukup untuk mencukupi kebutuhan beras di Tulungagung dan sebagian disalurkan ke daerah lain," kata Suyanto, Kamis (22/05/2025).

Dikarenakan mengalami surplus, Suyanto menyebut jika sisa lebih hasil pertanian tanaman padi di Tulungagung tersebut turut disalurkan ke berbagai wilayah di Jawa Timur. Diantaranya, seperti Nganjuk, Kediri, dan Blitar, guna menjaga kestabilan harga beras di pasaran.

Meski sebagian hasil disalurkan keluar daerah, pihaknya memastikan stok beras lokal tetap aman hingga 6 bulan kedepan, ditambah cadangan dari MT 2 yang akan segera dimulai.

"Dengan hasil MT 1 yang surplus dan proyeksi panen MT 2, kebutuhan beras lokal dipastikan tercukupi," ujarnya.

Diketahui, surplus produksi banyak disumbang wilayah selatan Tulungagung, terutama di Kecamatan Gondang, Pakel, dan Rejotangan telah menjadi wilayah penghasil padi terbesar di Tulungagung. Berdasarkan data Dinas Pertanian, luas tanam pada MT1 (Musim Tanam 1) mencapai 25.442 hektar, sedangkan MT2 seluas 4.717 hektar, dengan total 30.159 hektar.

Sedangkan peningkatan hasil panen tak lepas dari program IRPOM, yang memperluas irigasi sawah terutama di daerah yang sebelumnya kesulitan air sehingga lebih banyak lahan menjadi produktif. Kini, Dinas Pertanian kini juga tengah mengembangkan program perluasan lahan persawahan di kawasan tersebut untuk menjaga tren surplus panen. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…