Pemkab Malang Kembangkan Wisata Petik Durian, Tiket Masuk Gratis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu wisata petik durian di Kabupaten Malang, Jawa Timur. SP/ MLG
Salah satu wisata petik durian di Kabupaten Malang, Jawa Timur. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang, dari 2023 ke 2024 terdapat penurunan produksi salah satu komoditas unggulan yakni durian sekitar 12 ribu ton. Padahal sebelumnya 141,73 ribu ton menjadi 128,73 ribu ton dalam setahun. 

Penurunan tersebut dipicu musim hujan. Pasalnya, secara kuantitas produksi memang tidak berpengaruh, tetapi kualitas rasanya menurun. Rasa durian akan menjadi sedikit hambar saat terkena hujan terus-menerus. Hal tersebut menjadi keluhan para petani durian.

Namun meskipun terjadi penurunan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tetap mengupayakan pemasaran produknya. Salah satunya melalui pengembangan wisata petik durian di sejumlah titik diantaranya, Ngantang, Kasembon, Bululawang, Tumpang, Ampelgading, dan Tirtoyudo.

“Dengan adanya wisata petik durian, orang bisa menikmati durian langsung di kebunnya. Bagi wisatawan, experience itu akan diingat,” jelas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Purwoto, Minggu (25/05/2025).

Selain itu, wisatawan juga bisa membagikan foto atau menjadikan konten aktivitas wisata itu di media sosialnya. Hal tersebut juga dapat meningkatkan promosi untuk tempat wisata. Sehingga, tempat wisata petik durian pun semakin ramai.

Saat ini, pihaknya juga selalu mempromosikan tempat wisata itu melalui media sosial. Wisatawan pun masuk secara gratis dan cukup membayar durian yang dipetik dan akan dimakan.

Sebagai informasi, di lahan seluas sekitar 1,5 hektare itu terdapat 200 pohon durian dengan lima varian. Yakni musang king, bawor, duri hitam, montong, dan pelangi. Rata-rata, terdapat 15-25 buah per pohon. Per buahnya memiliki berat 2,5-3 kilogram.

Per tahun, total durian yang dihasilkan di kebun tersebut sekitar 7,5-15 ton. Harga masing-masing jenis bervariasi. Seperti musang king dibanderol Rp 350 ribu per kilogram, montong Rp 100 ribu per kilogram, dan bawor Rp 250 ribu per kilogram. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Bawa Aspirasi Desa ke Pemerintah, AKSI Serahkan 8 Rekomendasi Strategis

Bawa Aspirasi Desa ke Pemerintah, AKSI Serahkan 8 Rekomendasi Strategis

Kamis, 01 Okt 2026 21:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar pada 9–10 September 2026 di Jak…

Perkuat Desa Tangguh Bencana, PLN UIT JBM Dorong Peran Perempuan melalui Kader PKK di Sumbersawit Magetan

Perkuat Desa Tangguh Bencana, PLN UIT JBM Dorong Peran Perempuan melalui Kader PKK di Sumbersawit Magetan

Kamis, 01 Okt 2026 19:50 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 19:50 WIB

SurabayaPagi, Magetan – Kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan dan pelayanan kelistrikan, tetapi juga melalui komitmen u…

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ponorogo melurug Kantor Kejaksaan Negeri …

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi.com, Jakarta : Bahlil Lahadalia resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi…

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam pengembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana P…

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Peta kekuasaan di jajaran Kabinet Merah Putih mengalami pergeseran. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai…