Hasil Penelitian Dr Niki Charles Laoh, Ahli Komunikasi UI

Berita Isu Viral di Medsos Tetap Miliki Idealisme

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Praktisi media Niki Charles Laoh meraih gelar doktor ilmu komunikasi dari Universitas Indonesia (UI). Niki membuat disertasi dengan tema bagaimana pengaruh media sosial bagi praktisi media dalam menentukan agenda pemberitaan.

"Media harus mengembangkan Clearing House, ketika ada informasi viral maka harus memverifikasinya. Sehingga apa yang muncul di media massa, informasinya sudah terverifikasi," kata Ko-Promotor Dr Eriyanto, ketika dihubungi Minggu (13/7).

Sidang disertasi Niki Charles digelar terbuka di Auditorium Juwono Sudarsono, Gedung F Lantai 2, Kampus FISIP UI Depok pada Rabu (9/7/2025) sore. Disertasinya berjudul "Reversed Agenda Setting dan Produksi Berita di Era Media Sosial: Studi Kasus CNNIndonesia.com."

Ada delapan penguji dalam sidang tersebut. Sidang diketuai prof. Dr Semiarto Aji Purwanto, Dr Hendriani S.Sos M.Si sebagai Promotor sidang, Dr Eriyanto sebagai Ko-Promotor, dengan penguji Dr Nina Mutamainnah M.Si dan anggota penguji Prof Firman Noor, PHd, Prof Dr Donna Asteria M.Hum, Dr Niken Febrina Emungtyas M.Si dan Dr Camelia Catharina LS. MSi.

 

Utamakan Kepentingan Publik

Dari hasil penelitian yang dilakukan Niki Charles, kata Hendriani, terungkap bahwa pembuatan berita dari isu viral di media sosial tetap memiliki idealisme dan mengutamakan kepentingan publik.

"Jadi riset ini memperlihatkan bahwa ruang redaksi masih tetap memiliki idealisme, proses yang ketat ketika memilih sebuah berita. Walaupun itu viral, tetapi bila dianggap tidak memiliki nilai bagi kepentingan publik, maka tidak perlu juga diangkat oleh ruang berita," kata wanita yang menjabat sebagai Ketua Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI.

"Sehingga tidak mentang-mentang bahwa semua yang terkenal, populer, viral gitu ya, itu kemudian diangkat oleh media masa. Jadi ada proses seleksi tetap ada proses untuk memilih dan memilah dari ruang redaksinya," imbuhnya.

Niki mengatakan penelitian itu berawal dari sebuah diskusi antara peneliti dengan rekan media beberapa tahun lalu. Menurutnya, media menyadari bahwa media sosial tidak bisa diabaikan sebagai sumber informasi dalam pemberitaan.

"Kondisi ini berbeda dengan kondisi sebelumnya, di mana agenda media berasal dari diskusi internal dalam media sendiri," kata Niki dalam paparannya.

 

Media Memandang Media sosial

Ko-Promotor Dr Eriyanto mengatakan dalam konteks Indonesia ada tiga kemungkinan bagaimana media memandang media sosial. Satu media yang digerakkan media sosial; media yang mengurasi media sosial; hingga media yang tak menempatkan media sosial sebagai sumber.

Eriyanto menuturkan disertasi Niki membedah dua teori komunikasi bahwa agenda media berasal dari informasi viral yang digaungkan oleh tokoh penting macam influencer, atau karena terjadi percakapan terus menerus. Dia menuturkan dalam disertasi Niki,  kedua teori itu ditemukan tak berlaku sepenuhnya di Indonesia. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…