Kasus Dugaan Persekongkolan Kredit dengan Sritex dan Mark up Iklan

Dirut Bank BJB, Ditersangkakan KPK dan Kejagung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Yuddy Renaldi, Eks Dirut Bank BJB
Yuddy Renaldi, Eks Dirut Bank BJB

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Nasib Yuddy Renaldi, mantan Direktur Utama Bank BJB, ditangani dua instansi hukum dalam kasus dugaan korupsi. Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan Yuddy Renaldi selaku mantan Direktur Utama Bank BJB dan dijadikan tahanan kota.

Nurcahyo tidak menjelaskan apa penyakit yang diidap Yuddy hingga membuatnya tidak dapat menjalani penahanan di dalam rumah tahanan (Rutan).

Sebelumnya, KPK, juga telah tetapkan Yuddy sebagai tersangka untuk kasus pengadaan iklan BJB pada 13 Maret 2025.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan dugaan modus dalam perkara pengadaan iklan ini adalah mark-up harga.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengatakan ada kerugian negara yang timbul dalam kasus korupsi di BJB. Kerugian negara ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah.

Kini, KPK akan berkoordinasi dengan Kejagung karena Yuddy juga salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan bank BJB yang diusut KPK.

Jubir KPK Budi Prasetyo mengatakan koordinasi akan dilakukan agar proses hukum terhadap Yuddy dapat berjalan baik. Adapun KPK telah mengumumkan Yuddy sebagai tersangka untuk kasus pengadaan iklan BJB pada 13 Maret 2025.

"Tentunya akan dilakukan koordinasi, agar proses hukum keduanya tetap dapat berjalan dengan baik," kata Budi ketika dihubungi, Selasa (22/7/2025).

Budi menjelaskan dalam perkara ini masih berjalan pemeriksaan saksi. Perkembangan lebih lanjut seperti terkait penahanan akan disampaikan ketika waktunya.

"Saat ini masih berjalan pemeriksaan para saksi untuk melengkapi berkas perkara. Seperti apa konstruksi lengkap perkaranya, pihak-pihak yang ditetapkan tersangka dan penahanannya, kami akan update perkembangannya," tambahnya.

Untuk kasus pengadaan iklan yang diusut KPK, Yuddy telah ditetapkan tersangka bersama 4 orang lainnya. Para tersangka saat ini belum ditahan KPK.

Pemimpin Devisi Corsec Bank BJB Ayi Subarna mengatakan belakangan ini kondisi kesehatan yang bersangkutan dalam keadaan kurang baik. Bahkan, dalam beberapa hari ini sampai drop kesehatannya.

“Ini beliau baru saja keluar dari rumah sakit karena kondisi kesehatan Pak Yuddy drop. Jadi, karena kondisi kesehatan tersebut, tentu berdampak dalam melaksanakan tugas pekerjaan sebagai dirut yang membutuhkan konsentrasi. Atas kondisi tersebut,  beliau mengajukan pengunduran diri,” kata Ayi Subarna, kemarin. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…