Muliakan Guru Ngaji, Gus Fawait Jamin Dekatkan Pelayanan Tak Perlu Antri Panjang

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jember – Komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memuliakan para guru ngaji terus ditunjukkan secara nyata. Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa guru ngaji merupakan mitra strategis dalam membangun peradaban masyarakat Jember, khususnya dalam aspek spiritual dan akhlak.

“Ini adalah bentuk keseriusan kami menjadikan guru ngaji sebagai mitra strategis dalam membangun Jember dari sisi spiritual dan akhlak. Kita ingin guru ngaji sejahtera agar mereka semakin semangat membina generasi muda kita,” tegas Bupati Fawait.

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Pemkab Jember telah menyiapkan skema pelayanan yang mudah, cepat, dan ramah bagi 22.000 guru ngaji yang nantinya akan menerima intensif, terutama dalam penyaluran honorarium. Pencairan insentif dilakukan langsung ke rekening pribadi tanpa potongan apapun, sehingga para guru ngaji tidak perlu antre panjang atau mengalami kesulitan dalam proses administrasi.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, menyampaikan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak perbankan agar pencairan dana berjalan lancar. “Kami pastikan prosesnya tidak memberatkan. Kalaupun belum sempat diambil, dana tetap aman dan utuh. Ini bentuk penghormatan kami kepada para guru ngaji,” jelasnya.

Lebih dari itu, Bupati Fawait juga memastikan bahwa para guru ngaji akan didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan guna mendapatkan perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. “Jika seorang guru ngaji mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan mengajar atau musibah lainnya, maka BPJS Ketenagakerjaan akan meng-cover biayanya. Bahkan, jika yang bersangkutan meninggal dunia, keluarga akan mendapat santunan kematian,” terang Gus Fawait.

Menariknya, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan ini juga berlaku bagi profesi tambahan yang dimiliki guru ngaji. Misalnya, jika seorang guru ngaji juga bekerja sebagai pengemudi ojek online, penyadap karet, atau pencari madu di hutan, maka risiko kecelakaan saat menjalani pekerjaan tersebut juga akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Inilah kelebihan sistem jaminan yang kami siapkan. Tidak hanya memuliakan dari sisi penghargaan, tapi juga memberikan perlindungan nyata bagi para guru ngaji dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” tegas Bupati.

Program ini merupakan bagian dari visi besar Pemkab Jember dalam membangun sumber daya manusia yang unggul secara moral dan spiritual. Dengan memuliakan guru ngaji, nilai-nilai keagamaan dan akhlak mulia diharapkan dapat terus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda Jember. Rko

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…