Hingga Pertengahan Agustus 2025, Penderita TBC di Jombang Meningkat 1.474 Kasus Baru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pemeriksaan penderita tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Jombang yang terus meningkat. SP/ JBG
Ilustrasi. Pemeriksaan penderita tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Jombang yang terus meningkat. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang baru saja mencatat hingga pertengahan Agustus 2025 telah terjadi kenaikan kasus penderita tuberkulosis (TBC), dimana pemeriksaan dilakukan secara masif sesuai target Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri. 

Kepala Dinkes Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada mengungkap, jumlah penderita tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Jombang, tercatat 1.474 warga dinyatakan positif dari total 11.300 orang yang telah diperiksa.

“Setiap dua minggu, angka kasus TBC di Jombang terus bergerak naik. Hingga pertengahan Agustus 2025, tercatat 1.474 kasus baru dari 11.300 warga yang diperiksa,” ujarnya, Kamis (21/08/2025).

Sementara itu, untuk penanganan tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga penemuan kasus baru, investigasi kontak erat, hingga pemberian terapi. Pasalnya, selain menyerang paru-paru, TBC dapat menjangkiti organ lain seperti otak, usus, hingga tulang.

“Kontak yang terduga TB langsung kami berikan terapi profilaksis dan terus diawasi. Semua pencatatan dilaporkan lewat aplikasi SITB yang dipantau langsung oleh kementerian,” terangnya.

Lebih lanjut, Hexawan menegaskan, masyarakat perlu mewaspadai gejalanya. “Kalau ada batuk lama yang tidak sembuh lebih dari satu bulan, segera lakukan pemeriksaan ke puskesmas atau rumah sakit,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan keterkaitan TBC dengan penyakit lain seperti HIV/AIDS, diabetes, dan malaria. Oleh karenanya, Dinas Kesehatan mengimbau warga menjaga perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah penularan.

“Kalau tubuh kurus tanpa sebab jelas, bisa jadi itu tanda HIV atau TB. Pemeriksaan harus menyeluruh, karena TB, AIDS, dan malaria saling berkaitan,” tambahnya.

Diketahui, untuk pengobatan TBC memang membutuhkan disiplin tinggi. Pasien diimbau harus rutin mengonsumsi obat antituberkulosis (OAT) minimal enam bulan. “Jika tidak ditangani serius, infeksi dapat menyebar ke organ vital seperti jantung, otak, dan ginjal, serta berisiko menyebabkan komplikasi hingga kematian,” katanya. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…