Ratusan Driver Ojek, Semalam Geruduk Mako Brimob Kwitang, Tanya Identitas Pengemudi Rantis

author Erick Kresnadi Koresponden Jakarta

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan Driver Ojek, Kamis malam geruduk Mako Brimob Kwitang, imbas salah satu driver ojol terlindas mobil Rantis Brimob. (foto: abid raihan)
Ratusan Driver Ojek, Kamis malam geruduk Mako Brimob Kwitang, imbas salah satu driver ojol terlindas mobil Rantis Brimob. (foto: abid raihan)

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ratusan driver beratribut ojek online mengeruduk Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat pada Kamis semalam (28/8/2025). Koresponden Surabaya Pagi memantau sekitar pukul 23.30 WIB, para driver ojol terus berdatangan ke lokasi.
Mereka tampak berbicara dengan perwakilan Brimob untuk menanyakan identitas pengemudi rantis Brimob yang melindas driver ojol di Pejompongan. "Usut tuntas," teriak salah satu driver ojol di lokasi.

Sementara puluhan personel Brimob juga terlihat berjaga di lokasi dengan membawa senapan gas air mata. Hingga saat ini para driver ojol masih berada di depan Mako Brimob meski hujan deras.

Dalam sebuah video amatir yang beredar di media sosial, mobil rantis bertuliskan Brimob tampak melaju cepat saat warga tengah berhamburan. Mobil lapis baja itu lantas melindas seorang pengendara ojek online yang tengah berusaha lari dari kerumunan.

Video viral driver ojol ditabrak kendaraan taktis (rantis) polisi beredar di semua platform media sosial. Adegannya begitu gamblang dan mengerikan.

Polda Metro Jaya membenarkan driver ojol itu meninggal dunia.

Sontak ojol jadi trending topic di lini masa X lewat tengah malam ini Jumat (29/8/2025) dengan 211 ribu tweet, diikuti dengan Ya Allah (95.800 tweet), Brimob (225 ribu tweet), Innalillahi (22.800 tweet), Nyawa (18.200 tweet), dan DILINDAS (93.400 tweet).

Masyarakat geram, marah dan kecewa. Luapan suara di lini masa media sosial menggambarkan kondisi emosi rakyat yang memuncak. Dari para influencer sampai reaksi netizen Indonesia pada umumnya, dalam satu nada suara yang sama.

"Semua mata melihat. Sudah saatnya kita sadar dan melawan. Stop apatis atau kita akan kehilangan semua hak kita. Rakyat sudah makin susah hidupnya, rakyat berhak menuntut keadilan," kata influencer @jeromepolin di Instagram.

"BIADAB! Tahukah Anda kalau kendaraan yang dibeli dengan uang pajak kami itu berbobot sangat berat dan butuh jarak panjang untuk berhenti? Apa esensinya ngebut di tengah kerumunan massa? Toh kendaraan itu juga lapis baja," kritik influencer otomotif @fitra.eri di Instagram.

"Masih nangisin bapak ojol, ya Allah pak tersayat banget hati ini liatnyaa perih bgt periiiih????????????????????????," pekik @ourp***.

"Sakit banget hati gua liat ojol dilindes gitu aja sama polisi," kata @dairymilk***.

"Marah Bangettt Ya Rabb, lihat OJOL di lindasss," kata @kikiroh*** yang emosional.

Terhadap kejadian ini, GoTo menyampaikan duka cita dan keprihatinannya. Mereka bersimpati untuk korban dan keluarganya.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam dan keprihatinan atas terjadinya insiden di Pejompongan. Doa dan simpati tulus kami sampaikan untuk korban serta keluarga yang terdampak," kata Direktur Public Affairs & Communications GoTo, Ade Mulya.
Sebelumnya, Istana juga sudah memberikan tanggapan melalui Mensesneg Prasetyo Hadi. "Kami secara khusus meminta kepada aparat kepolisian untuk tetap sabar dan melakukan tindakan pengamanan dengan penuh kehati-hatian, termasuk kami meminta atensi khusus terhadap kejadian tersebut di atas," ujarnya.

Tujuh Anggota Diamankan
Terbaru, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan kabar duka meninggalnya satu orang warga yang dilindas rantis Brimob. Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan permohonan maaf.

"Hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita, yang mana ada kejadian tadi sore, sehingga dengan adanya kejadian tersebut saya atas nama pimpinan Polda Metro dan atas nama kesatuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam dan turut berduka cita sedalam-dalamnya," jelas Irjen Asep di RSCM, Kamis (28/8) malam.

"Saat ini pelaku sudah kita amankan, yang saat ini sementara dalam rangka proses pemeriksaan," ujar Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim dalam konferensi pers di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Pemeriksaan dilakukan oleh tim gabungan Divisi Propam Mabes Polri dan Korps Brimob, mengingat pelaku tersebut berasal dari Kesatuan Brimob.

Irjen Abdul Karim menjamin proses hukum akan dilakukan seadil-adilnya dan setransparan mungkin. Pemeriksaan juga akan melibatkan pihak eksternal.

"Tentunya ini menjadi perhatian dari pimpinan kami dan organisasi kami untuk melakukan penindakan proses seadil-adilnya dan penanganannya setransparan-transparannya dengan melibatkan pihak eksternal, secara profesional, dan kita akan menginformasikan secara terus-menerus terkait penanganan masalah ini juga," papar Karim.

Saat ini ada tujuh orang anggota yang diamankan dan diperiksa. Mereka adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J.

Terjadinya insiden rantis Brimob melindas sopir ojol ini pada Kamis (28/8) di di kawasan Pejompongan Jakarta. Tujuh orang anggota Brimob yang diduga terlibat kasus tersebut saat ini telah diamankan untuk menjalani. pemeriksaan. jk/rmc

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…