Pegawai PDAM Kota Madiun Diminta Kembalikan Jaspro, Imbas Kasus Dugaan Korupsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PDAM Kota Madiun.
PDAM Kota Madiun.

i

SURABAYA PAGI, Madiun – Pegawai Perumda Air Minum Tirta Taman Sari (PDAM Kota Madiun) diinstruksikan mengembalikan dana jasa produksi (Jaspro) yang sudah mereka terima. Kebijakan ini diduga kuat berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pembagian Jaspro dan tentiem tahun 2019–2020 yang tengah diusut Kejaksaan Negeri Madiun.

Instruksi pengembalian dana tersebut disampaikan Inspektorat Kota Madiun dalam pertemuan di kantor PDAM, Jalan Sulawesi, Jumat pagi (12/9/2025).

“Instruksinya soal pengembalian Jaspro disampaikan Inspektorat pagi tadi di kantor,” ungkap salah satu pegawai PDAM yang enggan disebutkan namanya.

Nilai Jaspro yang diminta dikembalikan berbeda-beda, mulai Rp9 juta hingga Rp20 juta per orang, bergantung pangkat dan golongan. Pegawai diberi batas waktu hingga akhir September 2025 untuk melunasi.

Bagi pegawai yang tidak memiliki dana tunai, pihak perusahaan menyarankan meminjam ke bank daerah (Bank Pasar), dengan skema pengembalian dipotong gaji bulanan.

“Berat kalau begitu. Banyak pegawai yang gajinya tinggal Rp1 jutaan, jelas pada keberatan,” keluh sumber tersebut.

Saat dikonfirmasi, Inspektur Inspektorat Kota Madiun, Gaguk Haryono, belum bersedia memberi penjelasan rinci. Ia hanya menyebut masih mengikuti rapat evaluasi bersama Kementerian Dalam Negeri.

“Masih rapat evaluasi dari Kemendagri,” jawabnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Sebelumnya, Direktur Utama PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Suyoto, telah memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Madiun pada Kamis (4/9/2025). Ia dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi pembagian Jaspro dan tentiem periode 2019–2020.

Namun, Suyoto menolak berkomentar soal pemeriksaan tersebut. “Tidak ada komentar, silakan tanyakan langsung ke penyidik saja,” ujarnya singkat saat dihubungi awak media. (man)

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…