Gegara Razia Imigrasi, Operasional Baterai Hyundai-LG di Georgia Ditunda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hyundai Palisade Hybrid 2026. SP/ JKT
Hyundai Palisade Hybrid 2026. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrik baterai di Georgia, Amerika Serikat yang merupakan perusahaan patungan antara Hyundai Motor dan LG Energy Solution menghadapi penundaan operasional minimal dua hingga tiga bulan, Senin (15/09/2025).

Hal ini menyusul razia imigrasi besar-besaran yang terjadi pekan lalu. Razia tersebut dilakukan oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri AS ini merupakan operasi penegakan hukum satu lokasi terbesar dalam sejarah departemen tersebut. 

Munoz menemukan bahwa para pekerja yang menjadi target razia sebagian besar adalah staf dari pemasok LG. Sekitar 475 pekerja, termasuk lebih dari 300 warga Korea Selatan, ditangkap oleh petugas imigrasi AS. Razia tersebut dilakukan atas dugaan "ilegalitas" status visa dan imigrasi para pekerja di lokasi tersebut.

Sebuah pesawat telah menjemput para pekerja dari Atlanta untuk dibawa pulang ke Korea Selatan, setelah Seoul dan Washington sepakat untuk membebaskan mereka. 

Kedua negara juga berencana untuk membahas pembentukan program visa khusus bagi para pekerja yang dibutuhkan untuk pembangunan situs serupa oleh perusahaan-perusahaan Korea Selatan.

Ketua Eksekutif Hyundai Motor Group, Euisun Chung, mengatakan ia sangat khawatir tentang insiden itu tetapi merasa lega karena para pekerja sudah dalam perjalanan pulang.

"Mungkin pemerintah kami dan pemerintah AS bekerja sama erat, dan regulasi visa sangat rumit. Saya harap kita bisa membuat sistem yang lebih baik bersama-sama," kata Chung di konferensi Detroit.

Munoz menambahkan bahwa Hyundai akan mencari pasokan baterai dari pabrik lain selama menunggu pabrik LG beroperasi, termasuk dari pabrik di Georgia yang merupakan perusahaan patungan dengan pembuat baterai Korea, SK On. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Belakangan ini banyak sekali calon manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan yang bertanya-tanya soal kepastian kerjanya. Sebagian besar…