Terlilit Hutang, Warga Blitar Merekayasa Jadi Korban Begal

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
EW saat diintrograsi polisi dalam kawasan hutan. SP/Lestariono
EW saat diintrograsi polisi dalam kawasan hutan. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar – EW warga Desa/Kec.Binangun Kabupaten Blitar harus berurusan dengan aparat kepolisian karena merekayasa aksi pembegalan. Pria berusia 35 tahun itu berpura-pura menjadi korban begal dengan kondisi tangan diikat dang mulut dilakban.

Kasus ini kini ditangani Polsek Kesamben bersama Unit Reskrim Polres Blitar.

Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi mengatakan kepada wartawan penemuan korban pembegalan di tepi jalan hutan dengan kondisi tangan terikat dan mulut dilakban adalah hoax.

Masih keterangan Ipda Putut, kejadian itu berawal adanya laporan seseorang (saksi) melihat ada orang minta tolong, setelah didekati saksi melihat ada orang terikat tali, setelah ditanya bahwa dirinya (EW) mengaku diikat oleh seseorang yang minta uang Rp 40 juta, selanjutnya Badik (saksi) melapor ke Polsek Kesamben.

"Kejadian yang terjadi pada Selasa tanggal 30 September 2025 tersebut, awal korban mengaku pada saat melintasi jalan tersebut tiba tiba di tepi jalan hutan Brongkos, korban diberhentikan oleh seseorang, selanjutnya masih pengakuan EW, pelaku meminta dengan paksa barang milik korban berupa uang tunai sekitar Rp 40.000.000,- ( empat puluh juta rupiah ) setelah itu korban diikat dengan menggunakan tali, dibawa oleh pelaku masuk ke dalam hutan yang jaraknya kurang lebih 50 M dari pinggir jalan dan ditinggal di area hutan, dan ditolong oleh beberapa orang, termasuk saksi pelapor di Polsek Kesamben," terang Ipda Putut.

Setelah didalami, aksi pembegalan tersebut hanyalah rekayasa EW. Ia (EW) merekayasa menjadi korban begal karena terlilit hutang.

"Saat ini EW masih dimintai keterangan di Polsek Kesamben, guna menindaklanjuti pengakuannya, sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat, untuk itu kami menghimbau pada masyarakat, untuk waspadai tentang informasi informasi yang belum/ tidak jelas, dan bisa menghubungi kantor polisi terdekat, bila melihat mengetahui tindak kejahatan apapun bentuknya, ayo jaga Blitar tetap kondusif." pungkas Ipda  Putut Siswahyudi disertai himbauan. Les

Berita Terbaru

Indonesia Kuasai 80 Persen Pasien Asing, Industri Kesehatan Malaysia Panen dari Wisata Medis

Indonesia Kuasai 80 Persen Pasien Asing, Industri Kesehatan Malaysia Panen dari Wisata Medis

Kamis, 16 Jul 2026 20:01 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 20:01 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fenomena warga Indonesia berobat ke luar negeri kian menguat, khususnya ke Malaysia. Selain faktor kepercayaan terhadap layanan k…

Diduga Buang Limbah Sembarangan, SPPG Grogol Ponorogo Viral

Diduga Buang Limbah Sembarangan, SPPG Grogol Ponorogo Viral

Kamis, 16 Jul 2026 18:37 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:37 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kendati belum genap seminggu beroperasi namun program Menu Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo kembali bermasalah.  Ini …

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Selain…

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Kejaksaan Negeri Gresik bergeming menyikapi pledoi tiga terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg yang…

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur menampilkan dua inovasi unggulan di bidang distribusi tenaga listrik, yakni ASTROLT d…