Peluncuran EX90 dan ES90 Ditunda Picu Penjualan Mobil Listrik Volvo Anjlok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Volvo EX90. SP/ JKT
Volvo EX90. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, dilaporkan penjualan mobil listrik penuh (full electric) Volvo turun hingga 26 persen pada 2025 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan secara keseluruhan, penjualan global perusahaan juga merosot sebesar 10 persen.

Anjloknya penjualan mobil listrik Volvo dipicu adanya penundaan peluncuran model anyar seperti EX90 dan ES90 disebut menjadi penyebab utama anjloknya permintaan dari konsumen, Selasa (14/10/2025).

Selain masalah produk, Volvo juga menghadapi tekanan dari sisi finansial. Dalam laporan keuangannya, perusahaan mencatat beban penurunan nilai (impairment) sebesar 11,4 miliar krona Swedia, atau setara sekitar Rp17,3 triliun, terkait pengembangan dua model andalan, EX90 dan ES90. 

Penundaan peluncuran serta hambatan tarif impor di sejumlah pasar besar, terutama Amerika Serikat, turut memperburuk situasi tersebut. Hal itu semakin memperburuk kondisi pasar menjadi tidak stabil dan ketidakpastian tarif menjadi faktor utama yang menekan penjualan.

Sebagai langkah strategis, Volvo akan mempercepat jadwal peluncuran model baru seperti EX90 dan EX60 agar dapat kembali bersaing di pasar kendaraan listrik. Pabrikan juga menyiapkan sejumlah varian tambahan untuk tahun 2026 guna memperkuat lini produk ramah lingkungannya.

Diketahui pada 2024, sekitar 43 persen atau sebanyak 3.830 unit penjualan Volvo di Australia adalah kendaraan listrik, naik dari 12 persen pada tahun 2023 atau sekitar 1.330 unit.b Menurut Connor, pangsa pasarnya pada tahun 2025 diperkirakan akan turun mencapai sekitar 40 persen.

Hal ini adalah bagian yang lebih kecil dari total penjualan yang diharapkan lebih rendah, karena penjualan Volvo turun 21 persen tahun ini pada akhir September, setelah penurunan 20 persen pada akhir tahun 2024. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…