SurabayaPagi, Surabaya – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), kembali menegaskan pentingnya memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah derasnya pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di salah satu hotel di Surabaya, Rabu (15/10/2025) sore.
Acara yang diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai kalangan mulai dari akademisi, tokoh masyarakat, hingga perwakilan daerah mengusung semangat kebangsaan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Darsono, Cahyo Harjo Prakoso (Anggota DPRD Jawa Timur), Bahtiyar Rifai, (Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya), dan Moch. Wahyudin, (Direktur SDM dan Umum PT Dharma Lautan Utama).
Dalam sambutannya, Bambang Haryo menegaskan bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan empat pilar utama yang wajib dipahami dan diamalkan seluruh warga negara.
“Program ini sudah kami lakukan enam kali. Kami ingin nilai-nilai Empat Pilar tidak berhenti di peserta, tapi diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar Bambang.
Ia mencontohkan penerapan prinsip keadilan sosial dalam kebijakan pemerintah, terutama di sektor pangan. Menurutnya, keberhasilan Indonesia mencapai surplus beras, jagung, gula, dan garam menunjukkan implementasi nyata sila kelima Pancasila.
“Ini bukti bahwa nilai-nilai kebangsaan bisa diwujudkan dalam kebijakan publik yang pro-rakyat,” tegasnya.
Bambang juga menyoroti sektor energi yang menjadi fokus pemerintah dalam memperkuat kemandirian nasional. Pembangunan kilang minyak dalam negeri, kata dia, merupakan langkah strategis agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor energi.
“Semua kebijakan ini mencerminkan semangat nasionalisme yang diamanatkan dalam Empat Pilar,” tambahnya.
Sementara itu, Dr. Darsono, salah satu narasumber, menilai sosialisasi seperti ini perlu terus digalakkan di tengah perubahan sosial akibat digitalisasi.
“Generasi muda sekarang menghadapi tantangan berbeda. Nilai-nilai kebangsaan bisa memudar kalau tidak terus diperkuat lewat edukasi dan kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Ia mengapresiasi konsistensi Bambang Haryo dalam membumikan Empat Pilar di berbagai lapisan masyarakat.
“Harus ada kesinambungan agar Pancasila tidak hanya jadi semboyan, tapi benar-benar hidup dalam perilaku sehari-hari,” kata Darsono.
Bambang Haryo menutup kegiatan dengan harapan agar seluruh peserta menjadi agen penyebar nilai kebangsaan di lingkungannya.
“Jika Empat Pilar dihayati dan diamalkan bersama, saya yakin Indonesia akan semakin tangguh dan mampu menjaga persatuan di tengah tantangan global,” ujarnyam
Kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya memperkokoh semangat nasionalisme dan meneguhkan komitmen terhadap keutuhan NKRI di era modern. Byb
Editor : Redaksi