Angkat Motif ‘Wader Kesit’, Banyuwangi Dorong Inovasi Batik di BBF 2025

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para model memperagakan busana batik bermotif ‘Wader Kesit’ dalam gelaran Fashion Lorong Bambu pada Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2025 di Gesibu Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW
Para model memperagakan busana batik bermotif ‘Wader Kesit’ dalam gelaran Fashion Lorong Bambu pada Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2025 di Gesibu Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka menunjukkan komitmennya dalam melestarikan sekaligus memajukan industri batik lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar kegiatan kreatif yang ditampilkan dalam pembukaan BBF 2025, salah satunya adalah peragaan busana unik bertajuk “Fashion Lorong Bambu”.

Festival yang bertujuan mendorong regenerasi dan inovasi batik ini dibuka dengan meriah di kawasan Gesibu Blambangan, pada Jumat sore (17/10/2025) kemarin. Dalam gelaran tersebut seluruh pelaku industri batik, mulai dari pengrajin hingga desainer lokal unjuk gigi.

“Kegiatan ini kami dorong agar para pelaku batik berani berinovasi dan mengangkat kembali motif kuno Banyuwangi dalam desain modern. BBF adalah cara untuk melestarikan sekaligus memajukan batik kami,” jelas Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Minggu (19/10/2025).

Menariknya, dalam inovasi Batik tahun 2025 kali ini, Pemkab Banyuwangi mengangkat Filosofi Lokal lewat motif “Wader Kesit”. Motif ini memiliki makna filosofis yang mendalam, menggambarkan karakter masyarakat Banyuwangi yang gesit, lincah, dan mudah beradaptasi, layaknya ikan wader yang hidup di sungai-sungai daerah ini.

“Motif ini kami angkat untuk menunjukkan bahwa batik Banyuwangi tidak hanya indah, tapi juga penuh makna lokal,” ujar Ketua Asosiasi Batik Sekar Jagad Banyuwangi, Fitria.

Perlu diketahui, selain peragaan busana, BBF 2025 juga dimeriahkan dengan lomba mewarnai dan mencanting yang melibatkan partisipasi masyarakat. Puncak acara festival akan ditutup dengan peragaan busana para desainer batik Banyuwangi yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (18/10/2025) malam kemarin. by-01/dsy

Berita Terbaru

Multazam Ingatkan Gubernur Jatim: Normalisasi Sungai dan Jalan Rusak Harus Jadi Prioritas

Multazam Ingatkan Gubernur Jatim: Normalisasi Sungai dan Jalan Rusak Harus Jadi Prioritas

Rabu, 11 Feb 2026 10:16 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur Multazamudz Dzikri mengungkapkan lemahnya pembangunan dan pengelolaan sungai yang menjadi kewenangan P…

Diduga Keracunan MBG, 24 Siswa SD Tulungagung Alami Pusing dan Mual

Diduga Keracunan MBG, 24 Siswa SD Tulungagung Alami Pusing dan Mual

Rabu, 11 Feb 2026 10:05 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Program makanan bergizi gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto memang menuai pro kontra. Salah satunya, sebanyak…

Klaim Telah Urus Izin Tapi di SIMBG Masih Zonk, Pengelola Zam-Zam Residence "Berbohong"...?

Klaim Telah Urus Izin Tapi di SIMBG Masih Zonk, Pengelola Zam-Zam Residence "Berbohong"...?

Rabu, 11 Feb 2026 10:00 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebelumnya PT Zam-Zam pengembang perumahan Grand Zam-Zam Residence mengklaim telah mengurus izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)…

Permainan Jalur Merah di BC, Getarkan Menteri UMKM

Permainan Jalur Merah di BC, Getarkan Menteri UMKM

Selasa, 10 Feb 2026 20:09 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 20:09 WIB

KPK Telisik Importir yang Gunakan Jasa Kargo PT Blueray untuk Loloskan Barang KW, Palsu hingga Ilegal     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hingga Selasa (10/2), K…

Bikin Proyek Fiktif, Bos PT Dana Syariah Indonesia Ditahan Bareskrim

Bikin Proyek Fiktif, Bos PT Dana Syariah Indonesia Ditahan Bareskrim

Selasa, 10 Feb 2026 20:05 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bareskrim Polri menahan Direktur Utama PT Dana Syariah dua tersangka terkait kasus dugaan fraud PT Dana Syariah Indonesia (DSI).…

Bahan Alam Dicampur Kimia Ditemukan BPOM

Bahan Alam Dicampur Kimia Ditemukan BPOM

Selasa, 10 Feb 2026 20:01 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - 41 Obat bahan alam (OBA) dicampur bahan kimia obat (BKO) ditemukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sepanjang November hingga…