Gedung Rp 10,5 M, Dikreditkan Rp 1,7 M, Disusuki Rp 500 Juta, Benar-benar Gila!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

===

Laporan Investigasi Kejahatan Perbankan

Raditya M Khadaffi, Wartawan Surabaya Pagi

===

 

 

Ketua OJK, Pak Tomy Winata dan Kapolda Jatim Yth,

Saya mengalami sendiri punya Gedung harian Surabaya Pagi senilai Rp 10,5M, saya mintakan kredit Rp 1,7M, sudah saya cicil Rp 350 juta. Januari 2023 saat saldo kredit tinggal Rp 1,4 M, saya kesulitan keuangan, sehingga bermasalah. Oleh pimpinan PT Bank Artha Graha Internasional (Tbk) cabang Surabaya Karet, di-cessie ke Winarta Rp 2,5 Miliar. Lalu Winarta, temui saya mau susuki Rp 500 Juta. Spontan saya bergumam dan berteriak, gila!

Saya lalu teringat teriakan sutradara Arifin C. Noer, tentang film Pengkhianatan G30S/PKI "Benar-benar Gila. Edan!," itu ucapan sutradara Arifin C. Noer, tentang film Pengkhianatan G30S/PKI yang dibuat 2 tahun, melibatkan 120 tokoh utama dan 10 ribu figuran.  

Arifin menggambarkan situasinya dengan kata-kata, "Benar-benar gila. Edan!" dalam sebuah artikel yang berjudul Pengkhianatan Bersejarah dan Berdarah yang dimuat dalam Majalah Tempo edisi 7 April 1984.

Jadi Film "benar-benar gila" bukanlah judul film tertentu, melainkan ungkapan yang bisa merujuk pada beberapa film yang dianggap ekstrem atau luar biasa. Contohnya termasuk film sejarah "Pengkhianatan G30S/PKI" yang digambarkan oleh sutradaranya sebagai proses produksi yang "benar-benar gila".

Ungkapan ini juga dapat merujuk pada film "Mad Max: Fury Road" yang memiliki adegan aksi "benar-benar gila", atau film biografi "Oppenheimer" yang dianggap "gila" karena kompleksitas ceritanya dan bobot informasinya.

Kalimat "benar-benar gila" memiliki beberapa maksud tergantung konteksnya, yaitu merujuk pada kondisi sakit jiwa atau tidak normal secara mental, atau lebih umum digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sangat tidak masuk akal, tidak biasa.

Saya menyebut kalimat "benar-benar gila" dalam kasus yang saya alami tentang gedung Surabaya Pagi yang diapprasial tahun 2023 senilai Rp 10,5 miliar. Sementara, tahun 2018 saya ajukan kredit di PT Bank Artha Graha Internasional (Tbk) cabang Surabaya Karet Rp 1,7 miliar, saya sudah cicil kurang lebih Rp 350 juta. Tahun Januari 2023 saat pandemi covid 19, saya kesulitan keuangan, sehingga kredit saya bermasalah, tinggal Rp 1,4 miliar. Pada Januari 2025, sisa piutang saya dijual oleh pimpinan PT Bank Artha Graha (Tbk) cabang Surabaya Karet, ke Winarta, yang menurut pengakuan Winarta, senilai Rp 2,5 miliar tanpa persetujuan saya.

Sementara, bulan September 2025, Winarta, menghubungi saya mau ambil gedung saya, akan mensusuki Rp 500 juta. Saya kaget seperti orang gila.

 

Ketua OJK, Pak Tomy Winata dan Kapolda Jatim Yth,

Maka itu, awal Oktober 2025, saya sebagai konsumen bank mohon perlindungan konsumen ke OJK agar dilakukan audit independen ke PT Bank Artha Graha Internasional (Tbk) cabang Surabaya karet. Audit dugaan kecurangan, pemerasan dan praktik bank gelap oleh pimpinan PT Bank Artha Graha Internasional (Tbk) cabang Surabaya karet.

Ini terkait fakta hukum sebagai berikut:

1. Bahwa pada tanggal 19 Januari 2023, Surat Penawaran Relaksasi Kredit No: OL/0002/SUB-KARET/I/2023, yang ditandatangani Pimpinan PT Bank Artha Graha Internasional (Tbk) cabang Surabaya, Selvy Hutomo, dicatat outstanding plafon saya sebesar Rp 1.487.620.764 (Rp 1,487 Miliar).

2., Bahwa pada sekitar bulan Januari 2025, Winarta, pihak swasta, mengaku membeli piutang saya dari pimpinan Bank Artha Graha Internasional Tbk Cabang Surabaya Karet sebesar Rp 2,5 M..

Alasan PT Bank Artha Graha Internasional Internasional Tbk cabang Surabaya Karet yang saat itu dipimpin Selvy Hutomo, karena saya menunggak membayar cicilan.

Padahal pada bulan Januari 2023 ajuan saya memohon restrukturisasi dan rescheduling kredit, tetapi yang disetujui relaksasi.. Padahal saat pandemi Covid-19, selaku regulator perbankan, OJK bersama pemerintah memberi stimulus untuk meringankan debitur UMKM atau debitur dengan pinjaman di bawah Rp 10 miliar.

Bahwa dalam Akta Perjanjian Kredit Nomor 057 Tanggal 23 Agustus 2018, disepakati bunga flat 13,5%.

Sebagai nasabah yang beritikad baik saya jadi gila, piutang saya dalam 2 (dua) tahun dari Rp 1,4 miliar bisa melonjak menjadi Rp 2,5 miliar. Saya hitung dalam 24 bulan ada peningkatan Rp 1,1 miliar.

Penjualan piutang saya sampai sebesar itu mengejutkan dan memberatkan saya, karena membebani usaha saya.

Bahwa adanya fakta hukum seperti ini, PT Bank Artha Graha Internasional (Tbk) cabang Surabaya, terkesan dan diduga sedang mempraktikan bank rentenir.

Sebagai konsumen bank,  atas peristiwa hukum diatas, saya mohon kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi sanksi administratif dan merekomendasi ke aparat hukum kepada pimpinan PT Bank Artha Graha Internasional (Tbk) cabang Surabaya, yang diduga berniat melakukan kecurangan terhadap konsumennya sehingga timbulnya cessie secara diam-diam.

Bahwa apalagi atas penjualan piutang saya tersebut, Winarta, yang mengklaim "pembeli piutang saya"  melakukan tindakan “kriminal dalam penagihan”, akan melakukan perampasan aset saya dengan ancaman kekerasan dan intimidasi baik melalui surat maupun pesan WhatsApp. Bahkan, sudah menguasai gedung tersebut.

Bahwa dengan fakta hukum diatas temuan nyata ada dugaan permufakatan jahat antara pimpinan PT Bank Artha Graha Internasional (Tbk) cabang Surabaya dan Winarta, pihak swasta, sangat merugikan saya dan sekeluarga.

Saya mengadu kepada OJK, karena kedudukannya sebagai regulator yang berperan dalam mengawasi operasional bank swasta yanh berpraktik rentenir. Dan ekses permufakatan jahat ini berbuntut ada dugaan tindakan kriminal dalam penagihan, seperti perampasan barang atau ancaman kekerasan dan atau intimidasi lisan dan tertulis.

Mengapa bank swasta beroperasi bak rentenir  perlu diberantas? Karena mengalihkan piutang saya dalam dua tahun mencapai 78%. Ini tagihan yang mencekik. Rentenir menetapkan bunga yang sangat tinggi, yang dapat dengan cepat melampaui kemampuan finansial peminjam dan menjebak mereka dalam lingkaran utang yang sulit dilepaskan.

 

Ketua OJK, Pak Tomy Winata dan Kapolda Jatim Yth,

Dalam hukum positif, kata “bunga” diatur dalam Pasal 1765, Pasal 1766, Pasal 1767, dan Pasal 1768. Ini murni peninggalan Hindia Belanda yang diambil dari Code Napoleon, sehingga sangat tidak bersesuaian dengan semangat ekonomi Pancasila yang berlaku di Indonesia dimana mengutamakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jadi klausul “bunga” 78% ini menjadi objek permohonan gugatan saya dan laporan pidana dugaan bank umum berpraktik bank gelap atau rentenir. Selain membuat tidak terjaminnya kemerdekaan saya dalam kebebasan menjalankan agama Islam, dan  sangat tidak berkeadilan. Mengingat dosa riba mengena pihak berutang, yang mengutangkan, dan yang mencatatkan dianggap sebagai pelaku riba.

 

Ketua OJK, Pak Tomy Winata dan Kapolda Jatim Yth,

Saya tak tahu apa yang dipikirkan Kacab Bank Artha Graha Internasional meng-cessie aset gedung Surabaya Pagi senilai Rp 10,5 miliar, dimintakan kredit Rp 1,7 miliar dan sudah dicicil Rp 350 juta, gegara nunggak cicilan, sisa kredit Rp 1,4 miliar, di-cassiekan ke hopingnya Rp 2,5 miliar. Ini seperti keputusan tidak berakal sehat.

Seorang wartawan seperti saya yang jadi korban kesewenang-wenangan pimpinan PT Bank Artha Graha Internasional (Tbk) cabang Surabaya dan Winarta, pihak swasta, harus melakukan penelusuran mendalam untuk mengungkap kasus atau masalah cessie ini yang saya anggap tidak wajar, rahasia (dilakukan secara sembunyi sembunyi) atau penuh kejanggalan.

Saya sampai berperan seperti detektif, mengumpulkan fakta melalui wawancara mendalam, analisis dokumen, dan penyamaran, untuk mengalih informasi yang akurat dan faktual kepada publik. Ada praktik di perbankan yang tidak masuk akal.

 

Ketua OJK, Pak Tomy Winata dan Kapolda Jatim Yth,

Seorang psikolog mencirikan seorang berakal sehat adalah individu yang mampu membedakan antara benar dan salah, baik dan buruk, serta menggunakan kemampuan nalar untuk membuat keputusan yang bijak dalam kehidupan sehari-hari. Ciri-cirinya antara lain mampu mengendalikan hawa nafsu, bersikap tawadhu, berbakti pada orang tua, peka terhadap kebaikan, dan memiliki pengetahuan luas.

Dalam perspektif Islam, orang yang berakal sehat juga mengacu pada Ulil Albab, yang selalu mengingat Allah, mengambil pelajaran dari peristiwa, dan takut kepada-Nya.

Sementara menurut Alkitab, orang yang berakal sehat adalah mereka yang menggunakan akal dan hikmat untuk hidup sesuai firman Tuhan, memiliki kebijaksanaan, dan bertindak benar. Mereka tidak mengikuti hawa nafsu, tetapi menggunakan anugerah akal yang diberikan Tuhan

Ciri-ciri orang Kristen berakal sehat umumnya bisa nenilai dan memutuskan dengan tepat. Selain mampu memilah mana yang benar dan salah, baik dan buruk, serta memilih tindakan yang tepat. Dan mampu menahan keinginan diri dan menghindari perbuatan buruk untuk selalu berbuat baik.

Termasuk dapat mencerna masalah untuk mencari solusi dengan bijak dan mempertimbangkan konsekuensi dari setiap tindakan.

Orang berakal sehat juga mampu berkomunikasi dengan jelas, sekaligus memahami perspektif orang lain, dan membangun hubungan yang sehat.  Dalam kasus yang saya hadapi sekarang pimpinan PT Bank Artha Graha Internasional (Tbk) cabang Surabaya Silvy Hutomo, sejak Januari 2023 tidak pernah melongok saya ada apa sudah dibombardir dengan berbagai ancaman diam? Saya sakit yang kompleks sehingga 2 tahun saya tak bisa menjalankan tugas sebagai Kepala keluarga.

Saat saya minta pendapat ke lebih 30 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis di 3 Perguruan tinggi di Surabaya, peristiwa sebuah gedung senilai Rp 10,5 M, lalu dikreditkan Rp 1,7 M, dan ada kemacetan saat posisi piutang turun jadi Rp 1,4 miliar, lalu di cassie, si penerima cassie mau susuki Rp 500 Juta, peristiwa tidak masuk akal. Lawan secara hukum! ([email protected], bersambung)

Berita Terbaru

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Dalam Rakernas Ke-53, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Undang Rocky Gerung             SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam peringatan HUT PDI Perju…

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…