DPRD Surabaya Soroti Banyaknya Drainase Tidak Terawat

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Banyak drainase di kota Surabaya yang tidak terawat sehingga muncul genangan saat musim hujan menjadi sorotan Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya Achmad Nurdjayanto, ia mengatakan ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah kota untuk memperkuat kesiapan menghadapi musim hujan.

Politisi yang akrab disapa cak  Achmad menjelaskan genangan kali ini justru lebih parah dibanding hujan di awal tahun. Sehingga, menjadi alarm bagi Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya segera melakukan evaluasi besar-besaran.

"Ini peringatan bagi kesiapan Pemkot Surabaya khususnya dalam penanganan drainase di awal musim hujan,” ungkap Cak Achmad, selasa (4/11).

Ia mengatakan pemerintah tidak boleh tinggal diam dimana semua titik sumbatan dan saluran yang menjadi biang genangan harus segera dinormalisasi.

“Sumbatan-sumbatan di titik genangan harus segera dibersihkan. Saya lihat, hujan kali ini lebih berdampak dibanding awal tahun,” katanya.

Achmad menyoroti kawasan Asemrowo di Surabaya Barat yang masih menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras mengguyur. Ia menyebut, karakteristik wilayah itu yang jauh dari badan sungai membuat sistem pembuangan air harus benar-benar sempurna tanpa hambatan.

“Normalisasi harus menyeluruh, mulai dari Tanjungsari, Simorejo Sari, Tambak Mayor, hingga Asem Mulya. Aliran airnya harus lancar,” terangnya.

Cak Achmad menilai proyek drainase yang sudah dibangun namun tidak berfungsi optimal salah satunya, drainase di kawasan Asem Mulya yang seharusnya menjadi penopang utama aliran primer untuk mengurangi genangan.

“Jangan sampai kita bangun gorong-gorong mahal tapi perawatannya setengah hati,” katanya.

Cak Achmad juga mengusulkan pembuatan drainase baru di sisi utara rel kereta api, khususnya di kawasan Tambak Mayor karena saluran ini bisa menjadi pemecah arus air hujan agar tidak menumpuk di satu titik.

“Air dari Tambak Pring Barat dan Tambak Lumpang bisa dialirkan lurus di sepanjang rel KA, menembus persilangan bawah tol hingga ke Jalan Raya Dupak,” ujarnya.

Dengan sistem itu, air tidak lagi harus berbelok yang justru menambah beban volume ke wilayah lain seperti Tambak Pring Timur dan Tambak Dalam.

“Ini solusi agar air tidak menambah beban di titik lain,” katanya.

Achmad juga mengingatkan Pemkot agar tidak menunggu banjir datang karena kegiatan mitigasi dan pembersihan saluran harus dilakukan sebelum curah hujan semakin tinggi.

“Sebelum musim hujan, titik-titik genangan dan sumbatan harus dibersihkan. Termasuk ranting pohon yang rawan tumbang juga perlu diantisipasi,” pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

SPBU Belum Merata, Gus Fawait Buka Peluang Investasi di Jember

SPBU Belum Merata, Gus Fawait Buka Peluang Investasi di Jember

Rabu, 09 Sep 2026 21:49 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:49 WIB

SurabayaPagi.com- Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya untuk mengantisisasi keterlambatan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kerap memicu a…

KUA-PPAS 2027 Jember Disepakati, Pendapatan Diproyeksi Rp4,5 Triliun

KUA-PPAS 2027 Jember Disepakati, Pendapatan Diproyeksi Rp4,5 Triliun

Rabu, 09 Sep 2026 21:47 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:47 WIB

surabayapagi.com- Jember - Bupati Jember Gus Fawait hadir dan mendengarkan langsung Laporan Hasil Pembahasan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Jember Terhadap…

AceKid Ajak Orang Tua Melihat Langsung Sumber Susu dan Proses Produksi di China

AceKid Ajak Orang Tua Melihat Langsung Sumber Susu dan Proses Produksi di China

Rabu, 09 Sep 2026 21:07 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Informasi mengenai asal bahan baku dan proses produksi menjadi salah satu aspek yang mulai diperhatikan orang tua dalam memilih produk …

Data Desil Bikin Penduduk Miskin Jatim Tembus 20,9 Juta, Sri Untari Segera Panggil Dinsos dan BPS

Data Desil Bikin Penduduk Miskin Jatim Tembus 20,9 Juta, Sri Untari Segera Panggil Dinsos dan BPS

Rabu, 09 Sep 2026 20:55 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 20:55 WIB

“Contoh rumah. Rumah ternyata milik mertuanya atau milik warisan dari orang tua. Itu sudah langsung rumah bagus, ini sudah langsung masuk desil 6, desil 7,”…

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebuah mobil pickup berplat merah yang diduga milik Dinas Lingkungan Hidup terlibat kecelakaan lalulintas dengan sepeda motor Yam…

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Polres Madiun Kota akhirnya buka suara terkait persoalan meter air di PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun. Kapolres Madiun Kota AKBP R…