SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Empat sekolah negeri di Kota Mojokerto sukses meraih penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Hal itu terkait inovasinya menjadikan perpustakaan sekolah sebagai pusat bermain dan belajar yang ramah anak.
Penghargaan yang diberikan berupa akreditasi Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) kategori Pratama dan Madya tahun 2025. Rinciannya, Predikat Pratama untuk Perpustakaan "Graha Pustaka" SMP Negeri 9 dan SMP Negeri 8 Kota Mojokerto. Serta Predikat Kategori Madya untuk Perpustakaan SDN 1 Kranggan dan Perpustakaan Tri Buana Pustaka SMP Negeri 3 Kota Mojokerto.
Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari atau Ning Ita memberikan apresiasi tinggi atas penghargaan yang diraih empat sekolah tersebut di kancah nasional ini.
"Mereka tidak hanya sukses menyulap perpustakaan menjadi taman bacaan bagi para siswa, melainkan juga sebagai pusat bermain dan belajar yang ramah bagi anak," kata Walikota, Rabu (05/11/2025).
Ia mengatakan pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas guna mewujudkan bangsa Indonesia yang unggul dan berdaya saing.
"Pendidikan yang berkualitas tersebut, tentunya dapat diwujudkan melalui kemampuan literasi yang baik. Untuk itu, diperlukan adanya upaya yang komprehensif dan terintegrasi untuk meningkatkan kemampuan literasi bagi setiap anak khususnya para peserta didik di sekolah," ujarnya.
Prestasi yang diraih oleh empat sekolah itu, menurut Ning Ita, patut mendapatkan apresiasi karena telah memenuhi standarisasi PISA guna meningkatkan kemampuan literasi para siswa-siswinya.
"Tentunya ini sangat membanggakan sebab sebagai wakil Provinsi Jawa Timur, kita berhasil memperoleh akreditasi karena telah memenuhi standarisasi PISA," cetusnya.
Ia berharap, upaya yang dilakukan oleh jajaran empat sekolah tersebut, dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk terus melakukan inovasi-inovasi yang dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Mojokerto.
"Semoga hal ini dapat menginspirasi sekolah -sekolah yang lain. Melalui kolaborasi Dikbud dan Dinas Sosial P3A kita akan dorong sekolah lainnya untuk melakukan studi tiru ke 4 sekolah ini," pungkasnya. dwi
Editor : Desy Ayu