SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Toyota Motor Philippines (TMP) membuat laporan ke Departemen Perdagangan & Industri (DTI) tentang Kampanye Kepuasan Pelanggan (CSC) atau penarikan kembali untuk model Lexus LX700h atau RZ EV, Minggu (16/11/2025).
Untuk Lexus LX700h, kendaraan yang terdampak mungkin memiliki ECU mesin dengan pemrograman injeksi bahan bakar yang salah. Disebutkan selama pemanasan mesin, sistem mungkin salah membaca perubahan tekanan bahan bakar normal, yang akan mengakibatkan lampu peringatan menyala dan kendaraan memasuki mode failsafe.
Saat itu, mobil akan tetap berjalan dalam mode ini, tetapi tenaganya terbatas dan hanya dapat mencapai kecepatan tertinggi 60 km/jam. Dan sebanyak 36 unit LX700h termasuk dalam penarikan kembali di Filipina, yang diproduksi mulai 9 Januari 2025 hingga 15 Juli 2025.
Sehingga, bagi para pelanggan yang terdampak akan dihubungi oleh TMP dan diundang ke dealer Lexus di seluruh negeri untuk mendapatkan pemrograman ulang ECU mesin gratis. Pelanggan juga diimbau untuk menjadwalkan janji temu sesegera mungkin guna memastikan performa kendaraan yang andal.
Pelanggan dengan unit yang terdampak akan dihubungi oleh TMP dan diundang ke dealer, untuk mendapatkan pemrograman ulang ECU AC dan inspeksi atau penggantian kompresor elektrik gratis.
Sementara itu, untuk Lexus RZ menurut Toyota ada kondisi perangkat lunak HVAC tertentu dapat menyebabkan pemanas dan defroster berhenti berfungsi. Hal ini dapat mengakibatkan visibilitas yang buruk dan meningkatkan risiko kecelakaan saat cuaca dingin atau lembab.
Perlu diketahui, Lexus menyatakan bahwa 173 unit RZ450e AWD yang diproduksi antara 28 November 2023 hingga 23 Februari 2024 terdampak di negara tersebut. Di sisi lain, 20 unit RZ300e FWD yang diproduksi antara 20 Februari 2023 hingga 22 Desember 2023 termasuk dalam CSC. jk-08/dsy
Editor : Desy Ayu