Cari Ijazah, Ilmu Baru, hingga Ruang Pemulihan Diri

Warga Lintas Usia Penuhi PKBM KA-ER di Kabupaten Madiun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Program Pendidikan Kesetaraan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) KA-ER Krida Rakyat di Kabupaten Madiun.
Program Pendidikan Kesetaraan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) KA-ER Krida Rakyat di Kabupaten Madiun.

i

SURABAYA PAGI, Madiun – Program Pendidikan Kesetaraan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) KA-ER Krida Rakyat di Kabupaten Madiun kian diminati.

Tidak hanya oleh remaja yang putus sekolah, tetapi juga warga dewasa hingga usia lanjut yang kembali bersemangat duduk di bangku belajar. Meski berasal dari latar belakang beragam, mereka memiliki motivasi yang sama: ingin memperbaiki masa depan.

PKBM yang telah berdiri sejak 2008 ini melayani pendidikan setara SD, SMP, dan SMA. Semuanya gratis, mulai pendaftaran, proses belajar, hingga menerima ijazah. Bahkan sebelum ada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah, PKBM ini telah menyediakan makan siang mandiri untuk seluruh peserta didik.

Selain pendidikan akademik, PKBM KA-ER juga memiliki berbagai program vokasi seperti jurnalistik, desain grafis, menjahit, tata boga, hingga kesenian reog. Pendekatan pembinaan karakter juga ditekankan, mulai dari salam kepada tutor hingga pemutaran lagu Indonesia Raya setiap pagi. Untuk siswa yang terkendala jarak, sakit, atau masalah ekonomi, PKBM menyediakan layanan tutor kunjungan.

Salah satu peserta didik, Purwati (45), warga Desa Puhti, Ngawi, rela menempuh perjalanan jauh demi bisa belajar.

“Saya cuma IRT, kegiatannya di rumah itu-itu saja. Di sini saya bisa kumpul dengan teman, belajar komputer, dan tambah ilmu untuk laporan kerja saya sebagai kader desa yang kini pakai aplikasi,” ujarnya.

Purwati mengetahui keberadaan PKBM ini dari tetangganya. Yang membuatnya tertarik adalah informasi bahwa semua layanan benar-benar gratis. “Saya langsung daftar. Enggak bayar sepeserpun sampai lulus,” katanya.

Kisah serupa datang dari Suwandi (50), warga Desa Luworo, Pilangkenceng. Berprofesi sebagai petani, ia memilih mengikuti Paket C untuk menambah peluang pekerjaan.

“Dulu saya cuma sekolah SD. Baru tahun ini saya bisa menyelesaikan Paket C. Saya ikut sekolah ini untuk happy-happy juga, biar ada kegiatan selain bertani,” tuturnya.
Ia kini bangga karena sudah mampu mengoperasikan komputer, sesuatu yang dulu hanya dilihatnya dari kejauhan di kantor atau milik anaknya.

“Siapa tahu nanti ada pekerjaan yang butuh ijazah. Saya siap,” katanya.

Peserta lainnya, Haryono (lahir 1969), bekerja sebagai tukang kebun sekaligus sopir mobil siaga desa. Ia baru bergabung tahun ini setelah sebelumnya sempat keluar dari SMP.

“Tutornya ramah-ramah. Kalau saya enggak bisa, langsung diajari. Ilmu yang dulu tidak saya dapatkan, sekarang bisa saya pelajari lagi,” ungkapnya.

Soal pekerjaan, ia memastikan keikutsertaannya tidak mengganggu tugas. “Saya masuk kelas ketika pekerjaan sedang kosong. Kalau ada darurat mobil siaga, baru saya permisi,” ujarnya.

Monica Selvia Arni, salah seorang pendamping mengatakan PKBM KA-ER bukan sekadar tempat belajar. Banyak peserta yang datang dengan berbagai persoalan—mulai dari broken home, korban bullying, hamil muda, hingga siswa inklusi. PKBM menjadi ruang aman bagi mereka untuk bertumbuh.

Dengan jumlah peserta didik mencapai 1.009 orang dari usia 10 hingga 50 tahun lebih, lembaga ini menjadi bukti bahwa pendidikan bisa menghadirkan kesempatan kedua bagi siapa pun.

“Belajar di sini fleksibel. Bisa sambil kerja, tetap dapat ilmu, dan ijazahnya setara dengan formal,” ujar pendamping PKBM.

Mengandalkan media sosial, kesenian reog, hingga testimoni alumni yang kini bekerja dan bahkan menjabat lurah, PKBM KA-ER terus menarik minat masyarakat. (man)

Tag :

Berita Terbaru

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - MPLS yang di selenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 15 surabaya tak kalah menarik untuk di jadikan contoh oleh sekolah lain. MPLS…

Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Tegas Larang Masyarakat Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api

Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Tegas Larang Masyarakat Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api

Selasa, 14 Jul 2026 14:29 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau yang disertai angin kencang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan…

Dinas Pendidikan Blitar Masih Kaji Ulang Penggabungan Tiga Sekolah Dasar

Dinas Pendidikan Blitar Masih Kaji Ulang Penggabungan Tiga Sekolah Dasar

Selasa, 14 Jul 2026 14:27 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -Tiga Sekolah Dasar di wilayah kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar tidak memperoleh Siswa maupun Siswi baru saat  PPDB (Penerimaan …

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Disdikbud Jombang Rehabilitasi 25 Sekolah Negeri

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Disdikbud Jombang Rehabilitasi 25 Sekolah Negeri

Selasa, 14 Jul 2026 14:10 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…