Pesona Hutan Bambu Sumbermujur, Keindahannya Seperti Masuki Dunia Lain

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hutan Bambu Lumajang, atau dikenal juga sebagai Hutan Bambu Sumbermujur bernuansa rimbun, hening, dan asri seperti memasuki dunia lain yang lebih damai dan sejuk. SP/ LMJ
Hutan Bambu Lumajang, atau dikenal juga sebagai Hutan Bambu Sumbermujur bernuansa rimbun, hening, dan asri seperti memasuki dunia lain yang lebih damai dan sejuk. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Hutan Bambu Lumajang, atau yang biasa dikenal sebagai Hutan Bambu Sumbermujur, merupakan kawasan hutan bambu seluas 9 hektare yang berada di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Bahkan, sedikitnya 21 jenis bambu yang telah teridentifikasi. 

Kawasan ini dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sabuk Semeru. Dan dengan suasana rimbun, hening, dan asri menjadi daya tarik utama yang membuat hutan ini seolah membawa pengunjung memasuki dunia lain yang lebih damai dan sejuk.

Pemerintah desa serta pengelola setempat berupaya mengembangkan kawasan ini dengan menonjolkan edukasi lingkungan, konservasi sumber daya alam, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, Jumat (05/12/2025).

Pasalnya, sejarah hutan bambu ini bermula pada era 1930-an saat pemerintah kolonial Belanda menanam bambu sebagai upaya konservasi untuk menjaga sumber mata air dan mencegah erosi di kawasan lereng Semeru. Namun, keberadaan hutan ini sempat mengalami kerusakan parah pada masa pendudukan Jepang tahun 1942 karena eksploitasi bambu dalam skala besar. 

Dan pada tahun 1972 masyarakat lokal berinisiatif membentuk Kelompok Pelestari Sumber Daya Alam (KPSA). Sehingga, berhasil memulihkan kondisi hutan hingga berkembang menjadi destinasi wisata alam dengan nilai ekologis, rekreasi, dan edukasi.

Bentang hutan bambu yang membentuk terowongan alami menjadi daya tarik paling kuat. Ribuan batang bambu tumbuh rapat membentuk koridor alami yang indah untuk dijelajahi. Suasana sejuk, suara dedaunan berdesir, dan panorama lereng Semeru menjadi kombinasi sempurna bagi pengunjung yang mencari ketenangan. Di beberapa titik, terdapat sumber mata air alami serta area terbuka yang dapat digunakan untuk piknik atau beristirahat. 

Untuk harga tiket masuk Hutan Bambu hanya Rp 5.000, menjadikannya destinasi wisata alam yang sangat terjangkau. Tak heran jika, Hutan Bambu Sumbermujur bukan hanya sekadar destinasi foto instagramable, melainkan ruang hidup yang memadukan keindahan alam, nilai budaya, serta manfaat ekologis. Kawasan ini juga menjadi sumber air penting, habitat satwa lokal, dan sekaligus ruang ekonomi kreatif bagi masyarakat desa. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…