Kasih Karunia

Memanusiakan Manusia, Oh My God!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saya kemarin membaca berita ada orang dituduh tidak memanusiakan manusia. Oh My God!

Dalam pandangan saya, orang yang tidak manusiawi adalah orang yang tidak memiliki sifat simpati, belas kasihan, kehangatan, kasih sayang. Bahasa lain kejam.  Sinonimnya: biadab, buas, tidak berperasaan, dingin, dan tidak simpatik.

Memanusiakan manusia menurut Yesus adalah menjalani hidup yang mencerminkan pribadi-Nya yaitu penuh kasih, adil, rendah hati, dan melayani semua orang, terutama yang paling membutuhkan.

Memanusiakan manusia adalah mewujudkan kasih dan keadilan dalam kehidupan sehari-hari dan tidak hanya teori.

Juga bisa menerima dan memberi ruang bagi perbedaan, sebagaimana Yesus menerima orang Samaria.

Dengan pelayanan kasih, kita sendiri menjadi manusia dan kita memanusiakan manusia, sesuai dengan teladan yang telah diberikan oleh Yesus Kristus. Apakah artinya menjadi manusia? Siapakah manusia itu?

Manusia itu merupakan suatu totalitas, bukan gabungan dari beberapa komponen. Terminologi yang dipakai oleh Alkitab, seperti Tubuh, Jiwa dan Roh. Kompomen ini tidak menunjuk kepada komponen-komponen, tetapi kepada aspek-aspek dari suatu keutuhan.

Paus Paulus VI menulis dalam ENSIKLIK POPULORUM PRI GRESSIO. Paulus mengatakan "Perkembangan sejati harus menyeluruh, artinya harus menguntungkan manusia seutuhnya dan seluruh umat manusia." Pandangan ini menentang konsep kapitalis yang menekankan pertumbuhan ekonomi sebagai tujuan pembangunan dan juga konsep Marxis yang mendesak revolusi untuk membebaskan rakyat dari penindasan.

Dalam Lukas 12:16-21 Yesus menceritakan suatu perumpamaan tentang orang kaya yang bodoh. Walaupun orang kaya itu berhasil dalam dunia usaha, tetapi ia telah gagal menjadi manusia. Ia menyamakan dirinya dengan seekor binatang. Coba dengar apa yang ia katakan: "Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku" Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya: beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!" Ia hanya berkata kepada dan tentang jiwaku (MY SOUL), dan sama sekali tidak menyinggung soal Rohku (MY SPIRIT). Dengan kata lain, ia menganggap hidup manusia hanya terdiri dari badan dan jiwa, yang perlu dipuaskan selama hidup di dunia. Ia lupa bahwa manusia adalah ciptaan Allah yang utuh, yang meliputi badan, jiwa dan roh. Keserakahan sering menjerumuskan manusia sehingga berperilaku seperti binatang. Orang kaya dalam perumpamaan tersebut disebut bodoh, bukan dalam pengertian intelektual, melainkan dalam arti bebal, yakni orang yang menolak dan melanggar kehendak Allah, yang tidak mau tahu soal keadilan, (Bandingkan dengan Yeremia 17:11 dan Amsal 28:5)

Saya baca kita manusia diingatkan adalah makhluk yang relasional, dengan relasi tiga ganda, yaitu: relasi dengan Allah, relasi dengan sesamanya dan relasi dengan alam semesta.

Tentang relasi dengan Allah, POPULORUM PROGRESSION berkata: "Kemanusiaan yang terkungkung, artinya yang tidak terbuka bagi nilai-nilai rohani dan bagi Allah yang menjadi sumbernya, hanya mencapai hasil semu . Artinya, tiada kemanusiaan sejati selain yang terbuka bagi Tuhan dan yang sadar akan panggilan yang memberikan arti yang tulen kepada hidup manusiawi.

 Tugas memanusiakan manusia hanya dapat dimengerti dalam hubungan dengan panggilan Allah kepada kita.

Pesan moralnya, Allah memanggil kita untuk berperan-serta dalam pekerjaanNya membangun masyarakat yang lebih manusuawi. (Maria Sari)

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…