Prabowo Perintahkan HGU-HGU di Kawasan Banjir Dicabut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim gabungan mengerahkan beberapa ekor gajah Sumatra untuk membantu membersihkan tumpukan kayu gelondongan di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh pada Senin (8/12/2025).
Tim gabungan mengerahkan beberapa ekor gajah Sumatra untuk membantu membersihkan tumpukan kayu gelondongan di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh pada Senin (8/12/2025).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan lahan harus tersedia untuk pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dia pun menginstruksikan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan di sana dapat dicabut sementara.

Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh, Minggu (7/12/2025) malam. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto melaporkan kepada Prabowo bahwa hambatan mendesak dalam percepatan pembangunan huntara ialah kurangnya ketersediaan lahan dari pemerintah daerah.

"Kepala daerah harus menyiapkan lahan. Pemerintah pusat yang membangun, Pak Presiden. Nah, lahannya ini kadang-kadang yang agak bermasalah lama," ujar Suharyanto dalam paparannya.

Prabowo menegaskan bahwa negara wajib menemukan solusi cepat. Dia meminta kementerian terkait menindaklanjuti ihwal persoalan ketersediaan lahan tersebut.

"Saya kira lahannya harusnya ada. Nanti koordinasi pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, semua K/L, terutama ATR, kehutanan, ATR-BPN dicek semua," kata Prabowo.

Prabowo kemudian menekankan bahwa kebutuhan rakyat adalah prioritas tertinggi. Dia menyatakan HGU lahan dapat dicabut untuk pembangunan huntara.

"Kalau perlu HGU-HGU bisa dicabut sementara, dikurangi. Ini kepentingan rakyat yang lebih penting. Lahan harus ada," katanya.

 

Cabut HGU-HGU

Wakil Ketua Komnas HAM 2020-2022, Amiruddin Al-Rahab, menyampaikan sejumlah catatan kepada pemerintah terkait penanganan bencana di Sumatera. Amiruddin mengatakan pemerintah wajib memenuhi hak-hak rakyat yang terdampak bencana.

"Jadi penanganan bencana itu bukanlah arena unjuk belas kasihan para aparatur pemerintah, melainkan kewajiban pemerintah. Terutama untuk memenuhi hak atas makanan, air bersih, pakaian, tempat diam sementara serta kewajiban menjamin rasa aman, khususnya untuk anak-anak dan perempuan," kata Amiruddin dalam keterangan tertulis, Rabu (3/12/2025).

Amiruddin menyoroti pernyataan Kepala BNPB di tengah penanganan bencana. Dia meminta Presiden Prabowo Subianto menunjuk orang baru untuk memimpin lembaga tersebut.

"Kepala BNPB yang sekarang sudah kehilangan kepercayaan dari rakyat, karena ia meremehkan bencana yang terjadi. Sikap yang sangat tidak pantas," ujar dia.

Selain itu, kata Amiruddin, Presiden harus melakukan langkah strategis terkait anggaran. Dia ingin SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) di semua kementerian digunakan untuk penanganan bencana.

"Semua anggaran SILPA di kementerian-kementerian itu harus dialihkan untuk anggaran penanggulangan bencana dan rehap-rekon dampak bencana. Keadaan kian mendesak, maka kebutuhan anggaran juga sangat mendesak," kata Amiruddin.

Amiruddin kemudian berbicara mengenai rusaknya lingkungan di sekitar Pegunungan Bukit Barisan. Dia meminta pemerintah menghentikan tambang di sekitar kawasan tersebut.

"Maka sangat diperlukan segera adanya kebijakan yang disampaikan kepada publik tentang penghentian tambang ilegal dan yang legal, perkebunan monokultur seperti sawit, dan mencabut HGU-HGU yang ada. Tanpa kebijakan yg seperti itu, bencana akan terus berulang," imbuh Amiruddin.

Dia mengkritik langkah beberapa pejabat yang datang ke lokasi bencana yang dianggapnya sebagai unjuk tampil belaka. Amiruddin juga meminta tak ada pernyataan dari pejabat yang memperdalam penderitaan rakyat.

"Laranglah menteri-menteri datang ke lokasi bencana untuk show atau sekedar unjuk mungke tanpa mengubah apa pun. Serta ingatkan menteri-menteri jangan asal bunyi. Karena hal-hal begitu akan memperdalam kekecewaan rakyat yang terlambat dipenuhi hak-haknya akibat bencana ini," kata Amiruddin. n erc/jk/cr6/rmc

Berita Terbaru

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Kompetisi basket antarperguruan tinggi bertajuk Campus League Regional Surabaya resmi bergulir pada 22–29 April 2026 di GOR Basket Uni…

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

SurabayaPagi, Surakarta - 16 April 2026. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sukses meraih penghargaan prestisius dalam ajang The Asian Post…

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

SurabayaPagi, Malang – PT PLN (Persero) terus memperkuat sinergi dengan aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat melalui kegiatan Forum Kemitraan Polisi dan …

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Program parkir berlangganan yang diterapkan Pemerintah Kota Mojokerto dinilai memberikan kemudahan.  Masyarakat cukup …

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Fenomena harga plastik di beberapa daerah mengalami kenaikan yang signifikan. Salah satunya di Magetan, Jawa Timur. Bahkan tak…

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena kenaikan harga aspal hingga mencapai 20 persen, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur mulai…