Keponakan Ma'ruf Amin, Pj Ketua Umum PBNU

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KH Zulfa Mustofa terpilih menjadi Pj Ketua Umum PBNU setelah melalui rapat pelno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang dihadiri Rais Aam dan sejumlah Kyai Sepuh di NU, Selasa (9/12/2025) malam.
KH Zulfa Mustofa terpilih menjadi Pj Ketua Umum PBNU setelah melalui rapat pelno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang dihadiri Rais Aam dan sejumlah Kyai Sepuh di NU, Selasa (9/12/2025) malam.

i

Anak Wapres ke-13 RI Ma'ruf Amin, Bantah Restui KH Zulfa Mustofa, Njabat (Pj) Ketua Umum Tanfidziyah PBNU=

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KH Zulfa Mustofa, keponakan eks Rais Aam PBNU yang juga Wapres ke-13 RI Ma'ruf Amin terpilih sebagai Pejabat (Pj) Ketua Umum Tanfidziyah PBNU.

Pejabat (Pj) Ketua Umum Tanfidziyah PBNU, Zulfa Mustofa mengaku sudah mendapat restu pamannya, Wapres ke-13 RI Ma'ruf Amin usai penetapan dirinya lewat rapat Pleno Syuriah PBNU, Selasa (9/12) malam.

Mendadak anak Wakil Presiden ke-18 RI sekaligus Mustasyar PBNU Ma'ruf Amin, Siti Haniatunnisa, membantah orang tuanya telah memberi restu dalam penetapan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketua Umum PBNU menggantikan Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya.

Nisa menyebut restu bapaknya terhadap Zulfa hanya klaim semata. Keluarga Ma'ruf Amin, disebut Nisa, keberatan dengan klaim tersebut.

"Kami keluarga besar agak merasa terganggu dengan pemberitaan yang beredar atas klaim saudara Zulfa Mustofa yang mengatasnamakan restu orang tua kami, KH. Ma'ruf Amin, sebagai legitimasi untuk menjadi PJ Ketua Umum PBNU."

"Kami meluruskan bahwa orang tua kami adalah sosok yang sangat bijaksana, sangat mencintai NU, dan patuh pada dawuh para kyai sepuh di NU. Maka, kami harus menegaskan bahwa klaim saudara Zulfa Mustofa itu tidak benar," kata Nisa menambahkan dalam keterangannya, Rabu (10/12).

Nisa mengatakan ayahnya konsisten mengikuti arahan para sesepuh NU berdasarkan hasil Forum Musyawarah Mustasyar NU di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, pada 6 Desember lalu.

 

Ngaku Dapat restu Ma'ruf Amin

Zulfa Mustofa menyebut dirinya akan menjalankan tugas yang berat. Pejabat (Pj) Ketua Umum Tanfidziyah PBNU, Zulfa Mustofa mengaku sudah mendapat restu pamannya, Wapres ke-13 RI Ma'ruf Amin usai penetapan dirinya lewat rapat Pleno Syuriah PBNU, Selasa (9/12) malam.

Dalam sambutan perdananya usai pleno tertutup, Zulfa mengakui dirinya merupakan keponakan dari Ma'ruf.

"Saya keponakan Kiai Haji Ma'ruf Amin, dan saya sudah minta restu beliau. Dan semoga insya Allah restu-restu semuanya membuat perjalanan ini menjadi lebih ringan," kata Zulfa.

Hubungan darah Zulfa dengan Ma'ruf tersambung lewat ibunya, Nyai Haji Marhumah Latifah, yang merupakan putri Nyai Hajjah Maimunah yang juga ibunda dari Ma'ruf Amin.

Ma'ruf sendiri tak hadir dalam acara tersebut, meski terdaftar sebagai salah satu undangan karena menduduki posisi Mustasyar bersama KH Mustofa Bisri.

Usai acara, Zulfa menyebut Ma'ruf tak bisa hadir lantaran sedang tak bisa banyak keluar rumah. Dia menyebut mantan Ketua MUI itu tengah banyak beristirahat. Namun, dia memastikan dirinya telah mendapat restu.

"Beliau sedang tidak bisa keluar. Sudah banyak istirahat. Saya sudah datang ke rumah," katanya

 

Tetap tak Ikhlas Digeser

Sedangkan, Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, tetap tak iklas digeser dari pucuk kepemimpinan Tanfidziyah atau kursi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Rapat Pleno Syuriah PBNU yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (9/12) malam, telah menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU menggantikan Gus Yahya.

Sementara itu, sebelumnya kubu Gus Yahya mengklaim mayoritas fungsionaris PBNU menolak wacana pemakzulan ketua umum dan menyatakan patuh pada seruan Forum Sesepuh dan Mustasyar NU yang mengimbau agar konflik organisasi dihentikan dan diselesaikan. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Tahun 2027, Pemkot Madiun Target Tambahkan 10 Ribu Peserta Pro JKK-JKM

Tahun 2027, Pemkot Madiun Target Tambahkan 10 Ribu Peserta Pro JKK-JKM

Jumat, 24 Apr 2026 11:46 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah dan fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur khususnya untuk membantu keluarga penerima ketika terjadi…

Dongkrak Perekonomian, Pemkab Banyuwangi Optimalkan Potensi Wisata Berbasis Alam

Dongkrak Perekonomian, Pemkab Banyuwangi Optimalkan Potensi Wisata Berbasis Alam

Jumat, 24 Apr 2026 11:38 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai langkah strategis dalam mendongkrak perekonomian di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, saat ini Pemerintah Kabupaten…

Per 2026, DPMPTSP Targetkan Investasi Rp454 M Lewat Agenda ‘Situbondo Investor Day’

Per 2026, DPMPTSP Targetkan Investasi Rp454 M Lewat Agenda ‘Situbondo Investor Day’

Jumat, 24 Apr 2026 11:31 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat telah…

Pemkot Pasuruan Tekankan Peran Generasi Muda Hadapi Ancaman Penyalahgunaan Narkoba

Pemkot Pasuruan Tekankan Peran Generasi Muda Hadapi Ancaman Penyalahgunaan Narkoba

Jumat, 24 Apr 2026 11:22 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai salah satu upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap ancaman narkoba, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan…

Sudah Berizin Lengkap, Casbar Tetap Diprotes Warga

Sudah Berizin Lengkap, Casbar Tetap Diprotes Warga

Jumat, 24 Apr 2026 11:09 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Operasional tempat hiburan malam Casbar di Jalan Dr. Ir. H. Soekarno, Rungkut, Surabaya, diguncang aksi protes warga. Padahal,…

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan, menjalin kerja sama s…