Gubernur Aceh, Akui Tim Pelacak Mayat dari China, Belum Memuaskan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem sat meninjau daerah yang terkena bencana banjir yakni di Kabupaten Aceh Selatan.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem sat meninjau daerah yang terkena bencana banjir yakni di Kabupaten Aceh Selatan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Aceh - Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyebutkan kerja tenaga China cari mayat belum maksimal.

"Hasil kerja mereka tidak maksimal karena medan masih digenangi oleh kayu-kayu. Itu kewalahan mereka untuk mendapatkan mayat," kata Mualem , Kamis (11/12/2025).

Kelima relawan itu disebut sudah beberapa hari bertugas di Aceh Utara. Mereka disebut telah menemukan beberapa jenazah di daerah tersebut.

"Besok mungkin mereka akan pindah ke Aceh Timur atau Aceh Tamiang untuk mendeteksi keberadaan mayat," jelasnya.

 Tim pelacak mayat dalam lumpur dari negara China, telah didatangkan untuk mencari korban banjir dan longsor di Aceh. Hingga Rabu (10/12) diduga masih banyak korban yang masih tertimbun lumpur.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin , mengatakan bantuan dari China yang dimaksud Gubernur Mualem adalah uluran tangan personal untuk membantu proses pencarian terhadap korban yang masih dinyatakan hilang atau tertimbun material longsor. Jadi, katanya, itu bukanlah bantuan negara lain atau asing.

"Sebetulnya yang dimaksud itu adalah (bantuan) personal yang dari China, itu untuk menemukan (korban), itu bukan bantuan asing," kata Sjafrie di kampus Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (9/12).

"Itu bantuan personal kepada Mualem yang mau mencari jasad-jasad dari para korban bencana," sambungnya.

Menurut  Menhan, pemerintah RI telah mengerahkan seluruh kekuatan personel untuk melakukan pencarian terhadap korban yang hingga saat ini dilaporkan masih hilang akibat bencana banjir dan longsor. Itu semua, sambungnya, dilakukan secara mandiri tanpa melibatkan pihak asing.

 

Mendarat di Serambi Mekkah

Mualem selaku Gubernur Aceh membenarkan soal keberadaan tim dari China yang mendarat di Serambi Mekkah itu untuk membantu proses pencarian korban.

Jumlah mereka, kata dia, sebanyak lima orang. Mereka juga membawa alat-alat canggih untuk membantu pencarian korban.

"Hari ini ada datang tim dari China lima orang untuk mendeteksi mayat yang ada di dalam lumpur dan mereka ada alat untuk mengambil mayat-mayat itu," kata Mualem, Sabtu (6/12).

Menurut Mualem masih banyak jenazah yang belum ditemukan khususnya di daerah Aceh Timur, Aceh Utara dan Aceh Tamiang. Bahkan kedalaman lumpur di sana, kata Mualem sepinggang orang dewasa.

Situasi itu membuat para relawan kesulitan untuk mencari korban yang diduga masih banyak tertimbun lumpur.

"Mayat-mayat di Aceh Timur, Aceh Utara dan Aceh Tamiang masih banyak berada dalam lumpur, jadi lumpur itu sampai sepinggang. Jadi mereka ada alat bantu kita," katanya.

Sejauh ini bantuan luar negeri yang sudah mendarat ke Aceh yaitu dari Malaysia berupa obat-obatan dan dokter. Kemudian dari China yaitu relawan sebanyak lima orang untuk bantu cari mayat dalam lumpur. n md/rmc

Berita Terbaru

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 memasuki babak baru. Para muktamirin kini…

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …