Komisi B Siap Selesai Kesulitan Pedagang kecil Yang Tergabung dalam IPPM

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kusumo Adi Nugroho SE. SP/ HIKMAH
Kusumo Adi Nugroho SE. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Wakil Ketua Komisi B, Kusumo Adi Nugroho  S.E menerima aspirasi terkait kesulitan yang dihadapi oleh Ikatan Pedagang Pasar Masyarakat (IPPM) Indonesia yang ingin eksis berdagang di Kabupaten Sidoarjo saat hearing di ruang rapat komisi DPRD, Senin (26/01/2026).

Suara sumbang para pedagang kaki lima yang tergabung dalam paguyuban ini, mengutarakan dengan nada sedih kerapnya kesulitan dalam mencari tempat berjualan yang tetap, karena pasar rakyat yang mereka gelar hanya menempati fasum atau pinggir jalan, mereka sering berpindah-pindah dari satu kecamatan ke kecamatan lain.

“Kami merasa kesulitan karena pasar jualan yang kami buat selalu berpindah-pindah, dari satu desa ke desa lain, bahkan antar kecamatan. Hal ini membuat kam sangat kesulitan,” ungkap Abidin Ketua IPPM

Kesulitan tersebut semakin berat dirasakan oleh para pedagang, yakni tidak punya tenda atau peralatan pendukung berjualan, bahkan saat program pasar rakyat ini sempat mendapat penolakan dari salah satu desa, yakni Desa Plumbungan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kades Plumbungan pada suatu kesempatan. "Kadesnya terang terangan menolak aktivitas kami, alasannya warganya tidak ingin ada kegiatan kami disana.  Iya sudah tidak apa-apa, kami menerima dengan legowo saja," ungkap para pedagang IPPM ditengah hearing tersebut.

Awalnya para pedagang malam ini bergerak secara mandiri, membentuk  komunitas berbentuk paguyuban mengadakan pasar di tiap-tiap desa, terdiri dari para pedagang lepas. 

Namun saat ini status paguyuban ini menjadi resmi setelah dilakukan legalisasi, serta berubah menjadi kelembagaan berbentuk organisasi yakni Ikatan Pedagang Pasar Masyarakat (IPPM).

" Setelah aktifitas IPPM legal harapan kami bisa menerima pemberdayaan dari pemerintah yang selama belum kami dapatkan, Alhamdulillah di siang ini kami diterima mengutarakan semua aspirasi dan keluhan kami ke Komisi B DPRD Sidoarjo," tuturnya.

Menanggapi keluhan tersebut Komisi B DPRD Sidoarjo,Kusumo Adi Nugroho yang memimpin rapat hearing tersebut berjanji siap membantu memfasilitasi semua kebutuhan dari IPPM melalui giat eksekutif di setiap dinas-dinas yang berkaitan dengan pemberdayaan UMKM.

"Harapan kami, agar perekonomian di Sidoarjo ini akan dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Kami akan fasilitasi mereka (IPPM) dan sudah memanggil beberapa dinas terkait dalam hearing kali ini untuk dilakukan pembahasan," ucap Kusumo yang juga Politisi fraksi PDI-P ini.

Selain itu Kusumo juga menjelaskan, semua keluhan masyarakat pedagang kaki lima ini menjadi bahan evaluasi dinas terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas pariwisata serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkopum) Kabupaten Sidoarjo ini membantu memberikan pelatihan kepada IPPM menjalankan program yang tengah mereka jalankan.

"Kami juga mengapresiasi instansi lainnya seperti camat Sukodono dan pemerintah wilayah lain yang memberi masukan yang positif untuk IPPM ini. Sudahlah kami tetap memperhatikan harapan para masyarakat pedagang kecil agar taraf hidup mereka semakin sejahtera, percayalah dan jangan bersedih kami wakil rakyat yang siap mendengarkan dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat" terang Kusumo. hdk/hik

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…